Gelar Konser Teatrikal di Atambua, Frater SVD Ledalero Galang Dana Pendidikan Calon Imam
ATAMBUA – Para Frater SVD dari Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero sukses menyelenggarakan Konser Musik dan Pertunjukan Teater Aletheia yang berlangsung meriah di Bahagia Ballroom Atambua, Kabupaten Belu, Kamis malam (02/07/2026). Acara yang memadukan pentas seni dan misi sosial ini dibuka secara resmi oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH., bersama Vikaris Jenderal Keuskupan Atambua, Pater Vincentius Wun, SVD.

Acara penggalangan dana tersebut dihadiri langsung oleh jajaran anggota dewan, Pater Rektor Seminari Tinggi Ledalero beserta tim dari SVD Roma, para Romo, biarawan dan biarawati, serta umat Keuskupan Atambua yang memadati ruang ballroom sejak pukul 18.00 WITA.
Penyelenggaraan konser kolaborasi antara Ledalero Choir dan Aletheia Ledalero ini diinisiasi oleh kepanitiaan yang diketuai oleh Albertus Bria, S.Fil, serta mendapat dukungan penuh dari Pastor Paroki St. Antonius Padua Nela, P. Irenius Boli Lolan, SVD. Selain untuk menggalang dana demi mendukung biaya formasi dan pendidikan bagi para calon imam (frater) SVD, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran serta komitmen misioner umat di wilayah Keuskupan Atambua.

Dalam sambutannya, Vikaris Jenderal Keuskupan Atambua, Pater Vincentius Wun, SVD, menyampaikan rasa kagum dan apresiasi yang luar biasa atas kehadiran umat yang
membeludaknya. Ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi bukti nyata kedewasaan iman umat setempat.
“Melihat kehadiran umat sebanyak ini, memberikan kesan kepada kita sekalian bahwa semangat misi umat Keuskupan Atambua sangat luar biasa,” ujar Pater Vincen di hadapan ribuan penonton yang hadir.

Ia juga menambahkan, “Kehadiran ini menunjukkan bahwa Bapak dan Ibu mempunyai semangat misi. Umat yang memiliki semangat misi itu menandakan bahwa mereka sudah dewasa dalam iman.”
Suasana ballroom semakin hangat saat Pater Vincen memperkenalkan jajaran tim dari SVD Roma, termasuk salah satu pastor asal Indonesia, Pater Mikael Feka, yang kini tengah mengemban karya misi di Amerika. Kehadiran tokoh-tokoh misionaris tersebut langsung disambut dengan tepuk tangan riuh dari seluruh hadirin.
