LETAK GEOGRAFIS

  1. Secara astronomis Kabupaten Belu terletak antara 1240 – 1260 Bujur Timur dan 90 – 100 Lintang Selatan.
  2. Berdasarkan posisi geografisnya, Kabupaten Belu memiliki batas- batas : Utara – Selat Ombai. Selatan – Kabupaten Malaka. Timur – Negara Timor Leste. Barat– Kabupaten TTU.
  3. Desa pesisir/ tepi laut adalah desa/kelurahan termasuk nagari atau lainnya yang memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan garis pantai/ laut (atau merupakan desa pulau) dengan sumber kehidupan masyarakatnya sebagian besar tergantung pada potensi laut.
  4. Desa bukan pesisir adalah desa/ kelurahan termasuk nagari atau lainnya yang tidak berbatasan langsung dengan laut atau tidak mempunyai pesisir.
  5. Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pendataan Potensi Desa (PODES) sejak tahun 1980. Dalam kurun waktu 10 tahun, pengumpulan data PODES dilakukan 3 kali, yaitu menjelang penyelenggaraan Sensus Penduduk, Sensus Pertanian dan Sensus Ekonomi. Pada decade 1990-2003 pengumpulan data PODES dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan sensus, selain itu pada tahun 1994 dan 1995 pernah dilakukan berkenaan dengan program Inpres Desa Tertinggal (IDT). Sejak tahun 2008 kegiatan pendataan PODES dilaksanakan secara independen terlepas dari kegiatan sensus, kecuali adanya pertanyaan- pertanyaan terkait persiapan suatu sensus yang dikemas dalam kuesioner modul.
  6. Data PODES merupakan satu- satunya sumber data kewilayahan yang muatannya beragam dan memberi gambaran tentang situasi pembangunan suatu wilayah (regional).
  7. Cakupan Wilayah pencacahan PODES adalah seluruh Indonesia, termasuk Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) dan Permukiman Masyarakat Tertinggal (PMT) yang masih dibina oleh department terkait. Pada tahun 2010, beradasarkan data PODES terdapat 208 wilayah setingkat Desa/Kelurahan di Kabupaten Belu yang tersebar di 24 Kecamatan.
  8. Metode pengumpulan PODES dilakukan dengan cara sesus (complete enumeration). Pencacahan dilakukan melalui wawancara langsung oleh petugas pencacah (PCL) terhadap kepala desa/lurah, staf yang ditunjuk atau nara sumber lain yang relevan.
    (sumber: belu dalam angka 2022)