Dukung Ketahanan Pangan Perbatasan, Pemkab Belu Dorong Percepatan Bendungan Welikis 50 Juta Kubik
Atambua,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu menaruh harapan besar pada mega proyek pembangunan Bendungan Welikis. Kapasitas tampung bendungan diproyeksikan mencapai minimal 40 hingga 50 juta meter kubik agar dapat memenuhi kebutuhan vital masyarakat secara menyeluruh.
Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, saat menggelar diskusi virtual via Zoom Meeting bersama Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II, Faris Setiawan, bertempat di Ruang Rapat Bupati Belu, Senin (6/7/2026).

Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, menegaskan bahwa Bendungan Welikis sangat dinantikan oleh masyarakat di enam kecamatan. Manfaat infrastruktur ini diproyeksikan menjangkau sebagian Kecamatan Raimanuk, sebagian Kecamatan Nanaet Duabesi, seluruh wilayah Tasifeto Barat, tiga kecamatan di dalam kota, sebagian Kecamatan Tasifeto Timur, serta Kecamatan Kakuluk Mesak.
“Bapak Bupati berharap daya tampung Bendungan Welikis minimal 40 sampai 50 juta kubik. Ini harapan besar kita,” ujar Wabup Vicente.
Menurutnya, angka tersebut sangat realistis dan krusial jika berkaca pada pengalaman Bendungan Rotiklot yang daya tampungnya hanya 3 juta kubik. Dengan kapasitas efektif yang hanya tersisa sekitar 2 juta kubik (bahkan menyusut akibat sedimentasi), Bendungan Rotiklot belum mampu mengakomodasi kebutuhan lahan pertanian seluas 560 hektare di Desa Fatuketi, termasuk 53 hektare lahan food estate.
“Masyarakat di Desa Fatuketi hanya bisa menonton karena manfaat bendungan sedikit untuk mereka. Belajar dari pengalaman itu, kita tidak ingin Bendungan Welikis bernasib sama,” tambahnya.

Terlebih, sambung Wabup Belu, bendungan ini diharapkan dapat mendukung penuh program swasembada pangan yang digaungkan pemerintah pusat. Ketersediaan air dalam jumlah besar sangat dibutuhkan untuk mengairi sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga penyediaan sarana air bersih.Terkait upaya percepatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu telah mengomunikasikan usulan kapasitas tampung 50 juta kubik tersebut kepada Direktur Agridinas Nusantara, yang selanjutnya telah diteruskan kepada Presiden RI.
Untuk memastikan kelancaran proyek strategis nasional ini, Wabup Vicente memastikan bahwa kendala lahan tidak akan menjadi penghambat.
“Terkait kesiapan lahan, lahan kita tersedia dan Pemerintah Kabupaten Belu siap mendukung penuh pembangunan Bendungan Welikis ini,” tegasnya.
Dalam agenda rapat koordinasi tersebut, turut hadir mendampingi Wakil Bupati Belu yakni Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu beserta jajaran terkait lainnya.
