Antisipasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Pemkab Belu Gelar Apel Kendaraan Mobil Tangki
Atambua – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu menggelar apel kendaraan khususnya mobil tangki pengangkut air minum di Halaman Kantor Bupati Belu pada Senin, (7/9/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi khusus di Lantai satu Kantor Bupati Belu guna mengantisipasi dan menangani dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih bagi masyarakat.
Hadir dalam apel tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu, Drs. Nikolaus U. K. Birri, MM; Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu, Vincensius Kurniawan Laka, ST; serta Kepala Bagian Perekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Belu, Michael Bria, S.Sos.
Bupati Belu melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu, Riene Bere Baria, ST, menjelaskan bahwa apel ini bertujuan untuk mengecek menyeluruh kesiapan operasional mobil tangki yang merupakan aset pemerintah daerah.
“Hari ini, kami menggelar apel kendaraan seluruh mobil tangki aset Pemkab Belu atas perintah Bapak Bupati untuk mengecek kesiapan armada. Mengingat kita sedang memasuki musim kekeringan panjang, kendaraan-kendaraan ini harus benar-benar siap mengantisipasi krisis air hingga awal Desember mendatang,” ujar Riene.

Ia menambahkan, berdasarkan data yang ada, total aset kendaraan tangki milik Pemkab Belu berjumlah 20 unit. Namun, pada apel hari ini, tercatat 16 unit tangki yang hadir di lapangan.
“Ada beberapa unit yang sedang mengalami kerusakan, dan beberapa lainnya tidak bisa hadir karena tengah melakukan pelayanan rutin kepada masyarakat. Nantinya, kami akan memerintahkan petugas untuk turun langsung ke lapangan guna mengecek kondisi fisik seluruh mobil tersebut agar pemanfaatannya bagi masyarakat lebih maksimal,” tambahnya.

Dari hasil pengecekan dalam apel, seluruh mobil tangki yang hadir dinyatakan dalam kondisi layak jalan dan siap dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih.
Asisten Riene Baria berharap, armada yang ada bisa segera bergerak melakukan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih setalah apel kendaraan ini. Terlebih lagi, debit sumber air saat ini masih melimpah sehingga proses pengiriman ke wilayah terdampak kekeringan dapat berjalan cepat dan lancar.
