Buka Diklat Paskibraka Belu 2026, Asisten I Tekankan Kedisiplinan dan Larang Peserta Bawa HP
Atambua – Pemerintah Kabupaten Belu secara resmi membuka kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Belu Tahun 2026.
Upacara pembukaan diklat bagi calon Paskibraka secara resmi ditandai dengan prosesi simbolis penyematan kartu identitas kepada perwakilan peserta oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Belu, Drs. Nikolaus Umbu K. Birri, MM selaku Pembina Upacara di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Rabu (29/07/2026).
Dalam amanatnya, Nikolaus Umbu menyampaikan tiga poin krusial yang wajib ditanamkan oleh seluruh calon Paskibraka selama menjalani masa pemusatan latihan.
“Ada tiga hal utama yang harus diperhatikan. Pertama adalah kedisiplinan, karena setelah ini adik-adik akan dikarantina untuk dilatih disiplinnya. Kedua, satukan jiwa patriotisme agar pelaksanaan upacara pada 17 Agustus nanti berjalan sukses. Ketiga, tanamkan rasa cinta tanah air. Ingat, kalian ditugaskan mengibarkan Merah Putih yang merupakan lambang kedaulatan NKRI,” tegas Nikolaus Umbu.

Demi kelancaran latihan, Asisten I Sekda Belu ini juga memberikan instruksi tegas terkait kesehatan dan kepatuhan peserta. Ia meminta para calon Paskibraka untuk menjaga kondisi tubuh secara mandiri dan melarang keras mereka membawa telepon genggam (handphone) selama masa karantina karena dinilai dapat mengganggu fokus.
“Jaga kondisi jangan sampai drop. Walaupun ada tim medis, prinsipnya kita harus melakukan pencegahan dini. Jika waktunya tidur, harus tidur dan jangan begadang. Ikuti semua arahan dari pamong dan pelatih. Selain itu, kalian kini disatukan menjadi satu suara. Satu untuk semua, semua untuk satu. Jaga kekompakan, karena kunci keberhasilan pengibaran bendera adalah kekompakan tim,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Nikolaus Umbu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tim pelatih, Komandan Pasukan (Danpas), tim pengawal, hingga tim medis. Ia secara khusus meminta tim medis untuk terus bersiaga, baik di lokasi latihan maupun di penginapan peserta.

Masa pemusatan latihan ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 29 Juli hingga 16 Agustus 2026. Pemerintah daerah berharap seluruh persiapan matang ini dapat menghasilkan performa terbaik saat upacara kenaikan dan penurunan bendera pada Hari Kemerdekaan RI nanti.
Turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belu, Apolinaris M. Susar, S.Sos bersam tim, seluruh tim pelatih, Danpas, tim pengawal, pamong dari Dinas Kesehatan serta perwakilan rumah sakit, beserta seluruh anggota calon Paskibraka Kabupaten Belu 2026.
