Peringati HUT ke-81 RI, Bupati Willy Lay Lepas 1.428 Peserta Lomba Gerak Jalan 17 KM di Belu
Atambua – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH resmi melepas peserta lomba gerak jalan 17 kilometer (km) pada Selasa (11/08/2026). Perlombaan ini mengusung tema “Melangkah Bersama Sehat, Tangguh, dan Berprestasi”.
Titik start perlombaan dimulai dari SDK Halioan, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat. Para peserta menempuh rute panjang melintasi sejumlah jalur utama Kota Atambua. Jalur tersebut meliputi SMPN 3 Atambua, Pengadilan Negeri, kawasan pertokoan, Kodim 1605/Belu, Polres Belu, dan Simpang Lima. Kompetisi ini resmi berakhir di Mal Pelayanan Publik Timor Atambua.

Dalam laporannya, Bupati Willy Lay menyebutkan bahwa total peserta mencapai 1.428 orang yang terbagi dalam 84 regu. Rinciannya terdiri atas 60 regu kategori SMP (Putra/Putri), 18 regu SMA/SMK (Putri), serta 6 regu Komunitas Umum.
Bupati Willy Lay mengungkapkan alasan emosional di balik pemilihan Kotafoun sebagai lokasi start perlombaan17 kilometer tahun ini. Ia menjelaskan bahwa wilayah tersebut telah diusulkan menjadi lokasi pembangunan program strategis nasional.
“Hari ini saya memilih tempat ini (Kotafoun) untuk start lomba 17 Kilometer. Di tempat ini, saya telah mengusulkan dan meminta dukungan dari semua pihak untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Saya harap doa kita sekalian agar Sekolah Rakyat yang diprogramkan oleh Bapak Presiden Prabowo ini bisa terlaksana di Kabupaten Belu, tepatnya di Kotafoun,” ujar Bupati Willy Lay.

Melihat antusiasme dan potensi fisik para peserta remaja yang hadir, Bupati Belu juga memanfaatkan momentum ini untuk memotivasi generasi muda agar berani menciptakan sejarah baru bagi Kabupaten Belu setelah lulus sekolah. Beliau juga berjanji memberikan bantuan pendidikan bagi siswa SMA/SMK yang berminat di dunia penerbangan.
“Bagi yang tidak ingin melanjutkan kuliah, boleh mengikuti training pramugari atau pramugara untuk pesawat berbadan lebar. Saya akan membantu menyekolahkan dan memperkenalkan tempat pendidikannya,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Belu telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan penempatan tenaga kerja internasional untuk membuka peluang karier di Jepang, Jerman, dan Australia. Bupati mengimbau para siswa agar memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk belajar bahasa asing, serta meminta pihak sekolah memberikan materi tambahan.
“Kita harus mempersiapkan diri dari sekarang dengan memanfaatkan AI untuk mencari kursus bahasa asing. Saya juga meminta para pendidik agar dapat menyediakan mata pelajaran tambahan, seperti bahasa Jepang dan Jerman. Semoga pada tahun 2026 ini, kita mampu meletakkan dasar kokoh demi masa depan generasi muda yang lebih baik,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Bupati menekankan bahwa esensi dari gerak jalan ini adalah membentuk jiwa nasionalisme. Lomba ini menjadi representasi kecil untuk menghargai perjuangan para pahlawan yang merebut kemerdekaan 81 tahun silam, sekaligus menjadi momentum kebersamaan demi Indonesia yang lebih baik.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Belu, unsur Forkopimda Kabupaten Belu, pejabat yang mewakili Dekan Universitas Pertahanan (Unhan), Wadanyon Brimob, para pimpinan perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD, perwira TNI/Polri, serta para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Belu.
