Peduli Bencana Flores, Keluarga Besar Etnis Flores di Belu Salurkan Bantuan Logistik Lewat BPBD
Atambua – Keluarga besar etnis Flores di Kabupaten Belu menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial terhadap sesama dengan menyalurkan bantuan logistik secara terpusat untuk membantu warga yang terdampak bencana alam gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu pada Senin, (31/8/2026).
Koordinator Keluarga Besar Flores di Kabupaten Belu, Drs. Blasius Janggur, menjelaskan bahwa aksi “Peduli Kasih” ini merupakan hasil gotong royong dari berbagai komunitas warga Flores di Belu. Bantuan ini dihimpun secara kolektif dari warga asal lima kabupaten, yaitu Sikka, Ende, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.

“Bantuan yang kami serahkan hari ini terdiri dari 150 karung beras (kemasan 5 kg), mi instan, serta 75 dus air mineral. Semuanya terhimpun dari kepedulian etnis Flores yang ada di Kabupaten Belu. Kami berharap bantuan ini dapat segera dikirimkan oleh BPBD Belu kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Pulau Flores,” ujar Blasius Janggur di sela-sela penyerahan.
Penyerahan donasi ini diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belu, drg. Ansilla Maria Eka Mutty. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya kepada komunitas besar Flores di Atambua, Kabupaten Belu, atas kepedulian sosial yang luar biasa ini.
Ansilla menegaskan bahwa seluruh logistik dan barang bantuan yang masuk dari masyarakat akan disatukan pengirimannya atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Belu. Guna memastikan akuntabilitas, efektivitas, serta ketepatan sasaran di lokasi bencana, sistem distribusi akan menerapkan prosedur satu pintu.
“Seluruh mekanisme distribusi logistik wajib melalui koordinator BPBD Provinsi NTT di Kupang terlebih dahulu, sebelum diteruskan secara terarah ke titik-titik pengungsian,” jelas Ansilla.
Lebih lanjut, Ansilla menginformasikan bahwa meskipun pengiriman logistik massal dalam kloter resmi hasil kolaborasi Pemda Belu dan Polres Belu telah memasuki tahap akhir (kloter kedua), pintu kemanusiaan tidak ditutup. Posko Peduli Flores yang bertempat di Kantor BPBD Kabupaten Belu dipastikan akan tetap dibuka secara resmi untuk menerima donasi susulan dari warga yang ingin menyumbang secara mandiri.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan untuk bencana alam di Flores tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kabupaten Belu beserta jajaran BPBD.
