Atasi Masalah Air di Kawasan Transmigrasi Sanabibi, Pemkab Belu Gandeng Alumni ITS
Atambua – Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, menerima Tim Ekspedisi Patriot 2026 dari Kementerian Transmigrasi RI di ruang rapat Wakil Bupati Belu pada Senin (31/8/2026).
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Kopnakertrans) Kabupaten Belu, Petrus Alkantra Tribambang Manek, STP beserta jajaran staf, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Belu, Dabrito E. Seran, S.STP.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot 2026, Prof. Farma Dewanti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Belu, atas sambutan hangat yang mereka. Ia menjelaskan bahwa timnya yang beranggotakan enam orang akan berfokus pada penyediaan infrastruktur air bersih di wilayah transmigrasi lokal.
“Kami dari tim Ekspedisi Patriot tahun 2026 Kementerian Transmigrasi akan melaksanakan kegiatan di Kabupaten Belu, terutama untuk merevitalisasi jaringan air bersih di kawasan Sanabibi. Saya sendiri dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membawa lima orang alumni dengan berbagai keahlian yang berbeda,” ujar Prof. Farma.
Pihaknya berharap sinergi antara akademisi, Kementerian Transmigrasi, dan Pemerintah Kabupaten Belu dapat menjawab kebutuhan dasar air bersih masyarakat. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk menyokong ketahanan pangan di wilayah transmigrasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, menjelaskan bahwa kehadiran Tim Ekspedisi Patriot dari ITS tahun ini merupakan langkah intervensi nyata dan keberlanjutan dari program tahun sebelumnya.
“Kalau tahun lalu tim Patriot dari IPB fokus mengambil data dan membuat laporan, maka tahun ini dari ITS langsung melakukan intervensi fisik. Mereka akan memperbaiki dan merevitalisasi jaringan air bersih yang sudah rusak di Transmigrasi Sanabibi, Desa Dafala,” jelas Vicente usai kegiatan.

Wabup Vicente menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor dengan akademisi dan kementerian berdampak positif bagi pemerintah daerah terutama dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di kawasan transmigrasi.
“Kehadiran kampus dan kementerian ini sangat membantu masyarakat kita di Kabupaten Belu, terlebih warga transmigrasi, melalui fokus utama mereka pada penyediaan air bersih,” pungkasnya.
