Kolaborasi Pemkab Belu, Kemenpar, dan BI Siap Sukseskan Garuda Sakti Crossborder Fest 2026
Atambua – Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Rapat Kooordinasi (Rakor) bersama Kementerian Pariwisata RI dan Bank Indonesia (BI) bertempat di Aula lantai satu Kantor Bupati Belu, Kamis(11/6/2026). Rakor yang dipimpin Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Elly Ch.Rambitan, SH ini bertujuan untuk membahas persiapan pelaksanaan festival Garuda Sakti Crossborder Fest Atambua Tahun 2026.
Festival ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Belu, Kementerian Pariwisata dan BI yang rencananya akan diselenggarakan di Atambua, Kabupaten Belu dari tanggal 6 sampai 8 Agustus Tahun 2026.

Rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, yakni: lomba mewarnai tingkat SD, lomba cerdas cermat Cinta, Bangga dan Paham Rupiah tingkat SD, edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah, pasar murah, lomba pidato Cinta, Bangga dan Paham Rupiah tingkat SMP, Talk Show, High-level meeting, lomba ide inovasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah tingkat SMA/SMK, kompetisi paduan suara rohani, parade budaya serta konser musik.
Plh. Sekda Belu, Elly Ch.Rambitan. SH menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Belu akan berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri dan pihak lainnya mengenai sistem pengamanan, mengingat Kabupaten Belu merupakan wilayah perbatasan.
” Di bawah koordinasi Dinas Pariwisata, saya mengharapkan semua pimpinan Perangkat Daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing dapat bekerja sama menyukseskan kegiatan ini,” harap Plh. Sekda.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifal mengatakan bahwa selain untuk mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Timor Leste, tujuan dari pelaksanaan festival ini adalah untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara.
“Dari Pihak BI, mereka ingin menyosialisasikan penggunaan mata uang rupiah di kawasan perbatasan. Dengan semangat kerja sama ini kami melakukan rapat koordinasi. Kami dan BI tidak bisa menyelenggarakannya sendiri, sehingga membutuh bantuan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Belu,” ujar Deputi.
Rapat koordinasi ini dihadiri Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaaan dan Olahraga.
