Atambua – Turnamen sepak bola bergengsi Open Turnamen Bupati Belu Cup 2026 resmi bergulir hari ini, Senin (18/5/2026). Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung selama 34 hari hingga 20 Juni 2026 mendatang ini, diselenggarakan sebagai wadah silaturahmi, pembinaan atlet sepak bola, sekaligus sarana hiburan positif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Belu.
Kegiatan ini terlaksana berdasarkan program kerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu tahun 2026, serta diperkuat oleh Keputusan Bupati Belu mengenai pembentukan panitia pelaksana turnamen.
Turnamen berskala besar ini diikuti oleh 32 tim sepak bola. Menariknya, kompetisi ini tidak hanya menyedot animo klub lokal, tetapi juga melibatkan tim dari luar daerah hingga negara Timor Leste.

Rincian peserta turnamen ini meliputi, 23 tim lokal dari Kabupaten Belu, 4 tim dari Kabupaten Malaka, 2 tim dari Kota Kupang, 1tim dari Kabupaten TTU, 2 tim dari Negara Timor Leste.
Para peserta akan memperebutkan total uang pembinaan sebesar Rp110 juta yang dialokasikan untuk Juara 1, 2, 3, 4, dan kategori interplay. Selain uang tunai, panitia juga menyediakan piala bergilir, piala tetap, medali, serta sertifikat penghargaan. Hadiah khusus secara individu juga akan diberikan kepada Pemain Terbaik (Best Player), Pencetak Gol Terbanyak (Top Scorer), dan Kiper Terbaik.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dalam sambutannya menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pembukaan turnamen ini. Ia berharap agar Bupati Cup dapat dipatenkan melalui Peraturan Daerah (Perda) agar kompetisi ini tetap bergulir secara rutin setiap tahunnya, siapapun pemimpinnya nanti.
“Saya berharap, Ketua Panitia bersama seluruh OPD bisa mengkaji agar Bupati Cup ini dibuatkan Perda. Kita bisa tetapkan bulan Mei sebagai bulan Bupati Cup, lalu bulan September atau Oktober untuk Liga Pelajar. Ini penting guna menyeleksi pemain muda berbakat yang nantinya bergabung ke klub-klub profesional,” jelas Bupati Willy Lay.
Terkait pelaksanaan PON NTT 2028, pihaknya menegaskan akan segera mengajukan permohonan resmi ke PSSI NTT agar pertandingan cabang sepak bola bisa digelar di Kabupaten Belu.
“Jika disetujui, saya berjanji pada acara pembukaan pertandingan nanti, kami akan menampilkan 1.000 penari untuk memeriahkan PON 2028,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Bupati meminta kepada seluruh pemilik klub, pemain, suporter dan perangkat pertandingan untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan nilai persahabatan.
Ketua PSSI NTT, Chris Mboeik saat membuka Open Turnamen Bupati Belu Cup 2026 memberikan apresiasi tinggi terhadap atmosfer sepak bola di Belu. Menurutnya, antusiasme penonton di NTT sangat luar biasa dan tidak ada tandingannya di Indonesia, bahkan untuk turnamen tingkat lokal yang sudah berbayar sekalipun.
“Sepak bola ini punya efek yang sangat besar. Bayangkan, turnamen tingkat kabupaten saja bisa menghadirkan peserta dari Timor Leste. Belum ada Bupati Cup sekelas ini. Selain pembinaan atlet, melalui kegiatan ini sektor UMKM lokal juga bisa tumbuh bergerak,” ungkap Ketua PSSI Chris Mboeik
Ia juga menilai Kabupaten Belu sangat layak menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang untuk cabang olahraga sepak bola. Stadion Haliwen dinilai sebagai fasilitas yang paling mendekati standar kelayakan, hanya memerlukan sedikit renovasi dan pemolesan pada area tribun penonton.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati TTU, Anggota DPRD Belu, Konsulat RDTL (Timor Leste), Ketua PSSI NTT beserta anggota, perwakilan RDTL, Ketua dan anggota KONI, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Belu.
Turut hadir pula para Pimpinan Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, pihak sponsor, manajer klub, ofisial, , wasit, serta seluruh atlet yang akan bertanding.
Pantuan media, pertandingan pembuka langsung menyuguhkan duel panas antara salah satu tim raksasa asal Kabupaten Belu, yakni PS Atambua Barat melawan tim undangan dari Timor Leste, yakni Fitun Estudante Lorosae yang disaksikan ribuan pasang mata masyarakat yang memadati Stadion.
Pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.
