Atambua – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) menyelenggarakan lomba mewarnai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) se-Kota Atambua.
Kegiatan yang berlangsung di Pelataran Mal Pelayanan Publik Timor Atambua pada Jumat, (14/8/2026) ini diikuti oleh 238 anak, yang terdiri dari 118 anak PAUD dan 120 siswa kelas satu serta dua SD. Dengan durasi 90 menit, kegiatan ini disambut dengan antusiaame yang sangat tinggi oleh seluruh peserta.

Untuk menjaga objektivitas perlombaan, panitia menghadirkan 3 orang dewan juri yang berkompeten di bidangnya. Terdapat tiga kriteria utama dalam penilaian lomba ini, yakni:
Pertama, harmoni dengan bobot 10–50 poin. Aspek yang dinilai adalah komposisi dan keselarasan pemilihan warna.
Kedua, motorik dengan bobot 10–50 poin. Aspek yang dinilai adalah kecermatan dan ketelitian peserta, terutama dalam menjaga agar warna tidak melewati garis pembatas hitam.
Ketiga, finishing dengan bobot 10–50 Poin. Aspek yang dinilai adalah kerapian dan kebersihan hasil akhir, seperti tidak adanya jejak warna di luar bidang serta tidak ada warna yang bertumpuk berantakan.

Ditemui usai kegiatan, Kepala Dinas PKO Kabupaten Belu, Aloysius Mikhael Fahik, S.STP, menjelaskan bahwa lomba ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian penting untuk mengasah masa keemasan anak. Menurutnya,
kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat kompetisi secara sehat sejak dini.
“Jika sejak dini mereka terus dilibatkan dalam ruang kompetisi, kami yakin 10 tahun ke depan akan lahir generasi muda yang tangguh, dan agresif untuk maju,” ujar Alo Fahik.
Ia menambahkan bahwa selain pendidikan formal, kegiatan non-formal seperti ini sangat krusial dalam membentuk karakter dan mentalitas anak.
“Kita akan disebut kompetitif kalau kita selalu berada di ruang-ruang kompetisi. Kalau kompetisi itu tidak ada, kita tidak akan kompetitif,” tegasnya.
Di akhir wawancara, Alo Fahik memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi.
“Bagi yang juara, jangan berpuas diri. Terus asah dan tingkatkan kemampuanmu dalam kegiatan seperti ini, semoga kelak bisa menjadi anak kreatif dan sukses. Bagi yang belum juara, jangan patah semangat. Teruslah berkreasi dan asah kemampuan agar kelak bisa menjadi anak-anak yang kreatif,” tutupnya.
Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah bagi para juara dijadwalkan pada puncak perayaan kemerdekaan, 17 Agustus 2026 mendatang.
