Bantu Masyarakat Mendapatkan Layanan Kesehatan, Bakti Sosial Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis Digelar di Kabupaten Belu
Atambua – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Belu, kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan operasi katarak gratis digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas hidup warga.
Kegiatan yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Belu, Komunitas Cinta Kasih (KCK) Denpasar Bali, John Fawcett Foundation (JFF) Indonesia, Komunitas Bisnis Katolik Bali (KBKB), serta dukungan berbagai pihak terkait.
Projects Mananger Jhon Fawcett Foundation(JFF) Indonesia, Komang Wardhana, menjelaskan penyelenggaraan bakti sosial pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak bertujuan membantu masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan mata secara gratis. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan mata, operasi katarak, pemasangan mata palsu, serta pemberian kacamata dan obat tetes mata sesuai hasil pemeriksaan.
“Kami menyelenggarakan kegiatan selama tiga hari dengan berbagai pelayanan kesehatan mata gratis. Target secara umum 2.250 orang, operasi katarak 300 orang, pemasangan mata 5 – 10 mata palsu, serta pemberian kacamata dan obat tetes mata sesuai hasil pemeriksaan. Hal ini dilakukan untuk membantu penanggulangan kebutaan masyakatan di Kabupaten Belu, ” Ujar Komang saat diwawancarai disela – sela pelaksanaan pelayanan kesehatan.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan bakti sosial ini, pelayanan pemeriksaan kesehatan mata ditargetkan mencapai 750 orang per hari, sedangkan untuk operasi katarak ditargetkan sebanyak 100 orang. Oleh karena itu, masyarakat Kabupaten Belu diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Selain itu, seluruh pihak khususnya Dinas Kesehatan dan jajaran puskesmas diminta aktif menyebarluaskan informasi agar warga yang belum tahu bisa segera datang mendaftar dan mendapatkan pelayanan.
Menurutnya, penyebarluasan informasi sangat penting agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan kesempatan ini, terutama penderita gangguan penglihatan yang membutuhkan penanganan medis.
“Harapan saya, melalui dukungan semua pihak, target pelayanan dapat tercapai dan semakin banyak masyarakat Kabupaten Belu yang merasakan manfaat dari kegiatan bakti sosial tersebut,” tandasnya.
Sementara itu, perwakilan donatur sekaligus relawan Komunitas Cinta Kasih Denpasar – Bali, Matilda Maylinda, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur relawan, tim medis, dokter, serta semua pihak yang telah bekerja keras dan menyukseskan kegiatan bakti sosial tersebut.
Ia menjelaskan bahwa aksi sosial ini dilandasi oleh satu tujuan mulia, yaitu membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan mata. Baginya, mata adalah jendela dunia yang memungkinkan manusia melihat keindahan alam dan berbagai ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, melalui pelayanan pemeriksaan kesehatan mata dan operasi katarak gratis ini, pihaknya berharap dapat membantu masyarakat Kabupaten Belu memperoleh kualitas penglihatan yang lebih baik.
“Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan ini kepada masyarakat. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan pelayanan gratis ini. Mari kita bersama-sama menyukseskan kegiatan ini demi kesehatan mata masyarakat Kabupaten Belu,” ungkap Matilda.

Berdasarkan pantauan, pemeriksaan kesehatan mata dipusatkan di Aula Dekenat Keuskupan Atambua, dengan akses masuk melalui pintu gerbang Titik Nol Atambua. Masyarakat yang hendak mengikuti pemeriksaan diminta membawa KTP atau surat keterangan dari desa. Sementara itu, pelayanan operasi katarak dilaksanakan di RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua.
Pemerintah Kabupaten Belu berharap kerja sama antara penyelenggara, tenaga medis, Dinas Kesehatan, puskesmas, dan seluruh pihak terkait dapat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
