Polres dan Pemkab Belu Lepas Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Gempa Flores
Atambua,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu bersama Kepolisian Resor (Polres) Belu dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Belu kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyaluran ini merupakan pengiriman tahap kedua dari aksi peduli sesama di wilayah perbatasan. Acara pelepasan armada bantuan berlangsung dengan khidmat di halaman Markas Polres (Mapolres) Belu pada Rabu (26/8/2026).
Pelepasan logistik ini dilakukan secara bersama-sama oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST; Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K.; serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belu, drg. Maria Ansilla F. Eka Mutty.
Dalam naskah Berita Acara Penyerahan Barang Bantuan Nomor: 117/400.9.10.2/BPBD/VIII/2026, Kepala Pelaksana BPBD Belu, drg. Maria Ansilla F. Eka Mutty, mewakili Pemkab Belu sebagai Pihak Pertama menyerahkan manifes logistik tersebut untuk diberangkatkan.

Seluruh barang bantuan kemanusiaan ini dimuat menggunakan armada kendaraan besar berupa truk Hino yang langsung bergerak menuju Kupang sebelum diseberangkan ke wilayah terdampak di Flores.
Adapun rincian bantuan tahap kedua yang berhasil dihimpun dari donasi masyarakat dan instansi di Kabupaten Belu meliputi :
Bahan Pangan: 2.742 kg Beras, 285 dos Mie Instan, 27 dos (isi 1 Liter) Minyak Goreng, 6 dos Sarden, 2 dos Gula Pasir, 2 dos 1 kaleng, 10 bungkus Susu, 2 ball 1 kipas Kopi Sachet, serta 1 dos Teh Celup dan 1 dos Abon. Kebutuhan Balita & Anak: 2 dos Pakaian Bayi, 17 dos 5 bungkus Popok (Pampers), 12 dos Makanan Ringan, dan 8,5 dos Biskuit.

Logistik Pengungsian & Sanitas: 10 buah Terpal, 4 dos 5 pcs Selimut dan Handuk, 18 dos 1 karung 1 kantong plastik beserta 8 buah sikat gigi untuk Keperluan Mandi & Cuci Pakaian, serta 2 dos Losion Antinyamuk (Autan). Air Minum & Lainnya: 167 dos Air Mineral Gelas, 90 dos Air Mineral Botol 600 ml, dan 2 dos Barang Campuran.
Sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat Belu diharapkan mampu meringankan beban para korban bencana gempa bumi di Flores dalam melewati masa darurat pascabencana.
