Karnaval Kebangsaan di Perbatasan RI-RDTL: Ratusan Anak PAUD hingga SD Meriahkan HUT ke-81 RI di Belu
Atambua,– Suasana penuh semangat nasionalisme, persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air mewarnai wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Sebanyak 34 tim dari kategori Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD) antusias mengikuti Karnaval Kebangsaan yang digelar di Kota Atambua, Kabupaten Belu, pada Kamis (12/8/2026).
Kegiatan yang berpusat di Lapangan Umum Atambua ini dilepas secara resmi oleh Bunda PAUD Kabupaten Belu, Ny. Lidwina Viviawaty Lay Ng. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, Pj. Sekda Belu, unsur Forkopimda Kabupaten Belu, serta para pimpinan perangkat daerah Kabupaten Belu.
Dalam sambutannya, Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menyampaikan bahwa karnaval ini merupakan momentum penting untuk menanamkan jiwa patriotisme sejak dini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Beliau juga memberikan pesan yang humanis dan penuh perhatian kepada para peserta cilik.
“Hari ini kita berkarnaval memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia . Saya mengimbau semua peserta karnaval, nanti kalau sudah tidak kuat jalan, beri tahu mama, pak guru, atau ibu guru, bilang kalau sudah capek,” ujar Bupati Willy Lay hangat.

Melihat antusiasme anak-anak yang mengenakan beragam pakaian profesi dan adat, Bupati Belu menaruh harapan besar bagi masa depan generasi muda di perbatasan.
“Harapan pemerintah, kita melihat anak-anak mengenakan seragam tentara, polisi, hingga dokter. Ke depan, semua anak-anak kita diharapkan dapat menggapai cita-cita seperti yang mereka tampilkan hari ini. Saya ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 untuk seluruh anak yang telah berpartisipasi, seta kepada ibu guru, bapak guru, dan para orang tua. Mari kita sambut hari ulang tahun RI dengan penuh semangat,” tambahnya.

Pantauan media menunjukkan para peserta menempuh rute strategis yang membelah jantung kota Atambua untuk menyapa masyarakat. Garis start dimulai dari Lapangan Umum Atambua, lalu bergerak melintasi depan Rumah Jabatan Kapolres Belu, Kantor Pekerjaan Umum (PU), hingga Toko Dunia Ria. Dari sana, iring-iringan belok kanan menuju perempatan Jl. Sudirman dan terus lurus melewati perempatan Sumber Sehat. Perjalanan berlanjut ke pertigaan Toko Sinar Jaya, belok kanan di perempatan Masjid, menyusuri Jl. Soekarno-Hatta (depan SD GMIT III Atambua), lalu menuju depan Gereja Katedral. Dari Katedral, peserta belok kanan ke Jl. Immaculata, melewati pertigaan SD I menuju Tugu Meriam, lurus ke arah Polres Belu, hingga akhirnya belok kanan untuk mencapai garis finish di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Timor Atambua.
Karnaval ini berlangsung meriah dengan pengawalan ketat, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Atambua yang memadati sepanjang rute.
