ATAMBUA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua resmi memiliki pimpinan baru. Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari pejabat lama, Bambang Hendra Setyawan, A.Md.IP., S.H., M.H., kepada Antonius Luis Pui Ximenes Da Costa, A.Md.IP., S.H., berlangsung khidmat di aula Lapas Atambua, Jalan Prof. Dr. Soepomo S.H., Kelurahan Fatukbot, Kamis (16/4/2026).
Acara yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WITA ini dihadiri oleh sekitar 50 undangan, termasuk jajaran Forkopimda Kabupaten Belu, instansi vertikal, serta perwakilan Pemerintah Daerah.

Bambang Hendra Setyawan, yang telah memimpin Lapas Atambua selama kurang lebih 1 tahun 2 bulan (Februari 2025 – April 2026), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran dan warga binaan. Selama masa kepemimpinannya, ia fokus pada program pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
“Kami memohon maaf jika ada salah kata maupun perbuatan selama berinteraksi. Saya percaya Kalapas yang baru adalah sosok profesional. Apalagi beliau bukan orang baru di sini, sehingga estafet kepemimpinan ini diharapkan dapat terus bersinergi dengan instansi terkait di wilayah Belu dan Malaka,” ujar Bambang yang kini mendapat amanah baru sebagai Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Kemenkumham Papua.
Sementara itu, Kalapas baru, Antonius Luis Pui Ximenes Da Costa, yang sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Kelas IIB Serui, Papua, menyatakan kesiapannya mengemban amanah di “Bumi Sahabat”. Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menghadapi kompleksitas tantangan pemasyarakatan ke depan.
“Saya mengajak seluruh jajaran pegawai untuk bekerja dengan penuh semangat kebersamaan. Mari kita tingkatkan sinergi dan disiplin untuk mewujudkan Lapas Atambua yang lebih humanis dan berorientasi pada pelayanan berkualitas,” tegas Antonius dalam sambutannya.

Asisten 1 Setda Belu, Drs. Niko Umbu Biri, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Belu, memberikan apresiasi tinggi kepada pejabat lama atas kontribusinya bagi daerah. Ia juga menyambut hangat Antonius Luis sebagai “stok lama” yang kembali bertugas di Belu.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Kemenkumham NTT, Mahendra Laksanakan, menekankan bahwa rotasi jabatan ini adalah dinamika organisasi untuk penyegaran. “Pelaksanaan tugas pemasyarakatan tidak hanya soal pengamanan, tapi juga keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan. Sinergi dengan stakeholder adalah kunci,” tuturnya.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya:
- Johannes H. Siregar, S.H., M.H. (Kajari Belu)
- Yunius Manoppo, S.H., M.H. (Ketua PN Atambua)
- Antoni Djaga Kota (Wakil Ketua 2 DPRD Belu)
- Letkol Arm. Dr. Erlan Wijatmoko (Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur)
- Bambang Tutuko P. (Kepala Bea Cukai Atambua)
- Serta perwakilan dari Kodim 1605/Belu, Polres Malaka, Brimob, AL, dan tokoh agama.
Acara ditutup dengan pemberian cinderamata, doa bersama, dan foto bersama sebagai simbol dimulainya babak baru kepemimpinan di Lapas Kelas IIB Atambua yang berada di wilayah perbatasan RI-RDTL tersebut.
