Tingkatkan Minat Baca, Wabup Belu Resmi Lantik Bunda Literasi Kabupaten Belu
Atambua – Dalam upaya memperkuat budaya literasi dan meningkatkan minat baca masyarakat di daerah perbatasan, Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST, resmi melantik dan mengukuhkan Ny. Viviawaty Lay Ng sebagai Bunda Literasi Kabupaten Belu.
Acara pelantikan yang berlangsung di Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Selasa (21/04/2026), berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu, Ny. Maria Fridolin Besin Leon, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Belu, Pimpinan Organisasi Wanita, para Camat, para KetuaTP. PKK Kecamatan yang baru dilantik, para Bunda PAUD dan pengurus TP
PKK Kabupaten Belu serta insan. pers.
Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan BUNDA Literasi pada hari ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Belu. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan memahami, mengelolah informasi serta berfikir kritis dalam menghadapi perkembangan jaman.
“Peran Bunda literasi sangat strategis sebagai penyerap budaya membaca di tengah keluarga dan masyarakat,” ucapnya.

Beliau berharap, BUNDA Literasi dapat menjadi inspirasi dan teladan serta penggerak dalam meningkatkan minat baca, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda sehingga tercipta masyarakat yang cerdas, kreatif dan berdaya saing.
Ia juga mengajak elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, komunitas serta para orang tua untuk bersama-sama bersinergi mendukung gerakan literasi ini.
“Dengan bersinergi yang baik, kita dapat membangun budaya literasi yang kuat di Kabupaten Belu,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutan, Wabup Vicente berharap program-program literasi terus dikembangkan secara inovatif dan berkelanjutan, baik melalui perpustakaan, kegiatan membaca bersama maupun pemanfaatan teknologi digital.
“Kami berharap, Bunda Literasi menjadi penggerak utama untuk menyelamatkan generasi penerus di perbatasan melalui literasi. Sinergi antara pemerintah, pegiat literasi, dan masyarakat sangat krusial untuk menumbuhkan minat baca anak,” ujar Wabup Vicente.
Acara pengukuhan tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya baca di Kabupaten Belu, menciptakan masyarakat yang berpengetahuan, dan memperkuat literasi di wilayah perbatasan Indonesia.
