Bupati Belu Instruksikan Rilis Berkala Capaian Program Prioritas, Wujudkan Pemerintahan yang Transparan
Atambua,– Pemerintah Kabupaten Belu terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel. Melalui Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pengendalian dan Evaluasi 10 Program Prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Belu Tahun 2025–2029 yang digelar di Lantai I Kantor Bupati Belu, Jumat (17/7/2026), Bupati Belu Willybrodus Lay, SH menegaskan bahwa setiap capaian pembangunan harus diketahui oleh masyarakat.
Rapat yang dihadiri seluruh pimpinan perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kabupaten Belu ini tidak hanya mengevaluasi progres pelaksanaan program prioritas, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan sekaligus diketahui oleh masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Belu menilai masih banyak warga yang belum memperoleh informasi mengenai berbagai program yang telah dilaksanakan pemerintah. Menurutnya, kondisi tersebut bukan karena pembangunan tidak berjalan, melainkan karena hasil kerja pemerintah belum tersampaikan secara optimal kepada publik.
“Hari ini kita evaluasi 10 program prioritas. Masyarakat masih banyak yang belum tahu apakah janji politik kita sudah dikerjakan atau belum. Tugas kita bukan hanya bekerja, tetapi juga memastikan masyarakat mengetahui apa yang sudah dibangun dan dikerjakan,” tegas Bupati.
Sebagai tindak lanjut, Bupati menginstruksikan Penjabat Sekretaris Daerah bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan untuk segera menyusun publikasi resmi secara berkala mengenai capaian pembangunan di setiap kecamatan.
Publikasi tersebut nantinya akan memuat informasi yang mudah dipahami masyarakat.
“Saya ingin setiap kecamatan memiliki rilis capaian pembangunan. Masyarakat harus mengetahui apa yang sudah dikerjakan pemerintah di wilayahnya,” ujar Bupati.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah. Dengan informasi yang terbuka, masyarakat dapat mengetahui perkembangan program prioritas, memberikan masukan serta bersama-sama mengawasi pelaksanaannya.
Rapat evaluasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu, Fredrikus L. Bere Mau, ST, yang menyampaikan visualisasi data capaian, realisasi, serta target pelaksanaan 10 Program Prioritas RPJMD sepanjang periode 2025–2026.
Melalui evaluasi berkala dan keterbukaan informasi publik, Pemerintah Kabupaten Belu berharap seluruh program prioritas dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Belu.
