Diskominfo Belu Adakan Bimtek Mobile Absensi bagi 9 Kecamatan di Luar Kota Atambua
Atambua — Dalam meningkatkan disiplin, akuntabilitas, serta efisiensi pengelolaan kehadiran pegawai berbasis digital, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mobile Absensi bagi aparatur dari sembilan kecamatan yang berada di luar wilayah kota, yakni Kecamatan Lamaknen Selatan, Kecamatan Lamaknen, Kecamatan Raihat, Kecamatan Lasiolat, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kecamatan Tasifeto Barat, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kecamatan Raimanuk, dan Kecamatan Tasifeto Timur. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Kamis (23/4/2026).
Bimtek ini dihadiri oleh pejabat beserta operator dari masing-masing kecamatan. Para peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai penggunaan aplikasi mobile absensi, mulai dari proses instalasi, registrasi pengguna, hingga praktik pencatatan kehadiran harian berbasis lokasi (GPS).
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Belu, Simplisius V. Dalung, S.T., menyampaikan bahwa penerapan sistem absensi berbasis digital merupakan langkah strategis dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Melalui mobile absensi, kita dapat memastikan bahwa kehadiran pegawai tercatat secara transparan, akurat, dan real-time, sehingga dapat meningkatkan kedisiplinan serta kinerja aparatur di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi digital. Oleh karena itu, Bimtek ini tidak hanya fokus pada aspek teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pentingnya keamanan data dan pemanfaatan teknologi informasi secara bijak.
“Hari ini kita melaksanakan Bimtek mobile absensi untuk 9 kecamatan, minus 3 kecamatan yang ada di dalam Kota Atambua. Selanjutnya, hasil Bimtek ini akan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan untuk mendapatkan hasil yang baik,” katanya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) pada Setda Kabupaten Belu, Riene Bere Baria, S.T., mengatakan bahwa Bimtek hari ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Belu dalam mempercepat transformasi digital di tingkat kecamatan. Di era sekarang, efektivitas kinerja tidak hanya diukur dari hasil kerja, tetapi juga dari kedisiplinan dan transparansi administrasi yang didukung oleh teknologi informasi.
“Penerapan Mobile Absensi bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan upaya kita untuk meningkatkan akuntabilitas kehadiran aparatur di lingkungan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia mengatakan melalui sistem elektronik ini, diharapkan dapat mengurangi celah ketidakhadiran yang tidak terukur dan memastikan pelayanan publik di kecamatan tetap berjalan optimal sesuai jam kerja yang berlaku.
“Saya harap para camat dan kasubag dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius hingga tuntas agar dapat memahami teknis penggunaan aplikasinya, serta bisa memantau langsung pelaksanaannya,” harapnya.
Dalam Bimtek Mobile Absensi tersebut, dilakukan juga diskusi bersama di mana peserta menyampaikan kendala yang dihadapi, terutama terkait keterbatasan jaringan internet di beberapa wilayah kecamatan.
