Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Perwakilan Wilayah Kabupaten Belu Masa Bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan secara daring oleh Ketua YKI Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Apoteker Mindriyati Astiningsih Laka Lena, S.Si., Jumat (16/10/2026).
Pengukuhan yang dilaksanakan secara serentak bagi tujuh kabupaten/kota di Provinsi NTT ini bertujuan memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan kanker di wilayah NTT.

Khusus di Kabupaten Belu, kegiatan pengukuhan dipusatkan di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua, yang dihadiri oleh para pengurus YKI Perwakilan Wilayah Kabupaten Belu.
Dalam sambutannya, Ketua YKI Wilayah Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah, tenaga kesehatan, serta berbagai pihak terkait dalam mendukung program pencegahan dan penanggulangan kanker.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur merupakan langkah penting untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kesehatan, khususnya melalui edukasi tentang kanker, pemeriksaan kesehatan secara berkala, deteksi dini, serta dukungan bagi masyarakat yang terdampak kanker.
“Pengukuhan pengurus YKI perwakilan wilayah kabupaten/kota ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kanker sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap para penderita kanker,” tandas Ketua YKI Provinsi NTT saat menyampaikan sambutannya secara daring.
Sementara itu, Ketua YKI Perwakilan Wilayah Kabupaten Belu terpilih, Ny. Lidwina Viviawaty Ng Lay, menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan YKI Kabupaten Belu diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kanker serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini.

Ia berharap, melalui kehadiran YKI di Kabupaten Belu, masyarakat semakin memahami faktor risiko kanker, pentingnya deteksi dini, serta perlunya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Dengan terbentuknya YKI Perwakilan Wilayah Kabupaten Belu, kami berharap edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kanker dapat semakin ditingkatkan. Masyarakat perlu memahami risiko kanker, pentingnya deteksi dini, serta perlunya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujar Lidwina
.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa deteksi dini merupakan salah satu langkah penting untuk menemukan kanker pada tahap awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sesuai kebutuhan medis.
Karena itu, YKI Kabupaten Belu diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kanker.
“Saya mengimbau masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat, tidak mengabaikan gejala yang mencurigakan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan yang perlu mendapat perhatian medis,” tegasnya.
Sebelum pengukuhan berlangsung, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara YKI Provinsi NTT dan Pemerintah Provinsi NTT, Perjanjian Kerja sama (PKS) antara YKI Provinsi NTT dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, serta perjanjian sewa tanah yang diperuntukkan sebagai tempat persinggahan.
Melalui pengukuhan ini, diharapkan YKI Perwakilan Wilayah Kabupaten Belu dapat menjalankan program kerja secara optimal, memperluas jangkauan edukasi kesehatan, serta mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan penanggulangan kanker.
