Penuh Haru, Pemkab Belu Gelar Acara Lepas Tugas Kajari Belu di Lopo Rumah Jabatan Bupati
Atambua,– Pemerintah Kabupaten Belu menggelar acara Lepas tugas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu yang berlangsung khidmat di Lopo Rumah Jabatan Bupati Belu pada Kamis (6/8/2026). Acara ini menandai berakhirnya masa tugas Johannes Harysuandy Siregar, SH., MH., sebagai Kajari Belu. Selanjutnya, ia akan mengemban tugas baru sebagai Kajari Indragiri Hilir.
Dalam sambutannya, Johannes Harysuandy Siregar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas sinergitas lintas sektoral yang terjalin kuat selama satu tahun masa jabatannya sejak Agustus tahun lalu. Ia berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Daerah (Pemda) Belu, jajaran Forkopimda, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Tanpa dukungan dari Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder, semua kinerja kami tidak akan berjalan dengan baik. Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan tugas, ada hal-hal yang mungkin tidak berkenan. Oleh karena itu, dari lubuk hati yang paling dalam, saya bersama istri dan keluarga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Johannes.

Secara khusus, Johannes menitipkan keberlangsungan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang didirikan di lingkungan Kejaksaan kepada Bunda PAUD Kabupaten Belu. Ia berharap dalam 20 tahun ke depan, anak-anak Belu lulusan PAUD tersebut tumbuh menjadi orang sukses yang membangun daerah. Ia juga berharap Kajari Belu yang baru dapat melanjutkan hubungan baik dan sinergitas ini.
Sementara itu, Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH., dalam sambutannya meyakinannya bahwa pengalaman bertugas di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Belu akan menjadi modal berharga bagi Johannes di tempat tugas yang baru.
“Doa kami, Pak Kajari bersama Ibu sukses selalu di tempat yang baru,” ucap Bupati Willy Lay.
Bupati Belu menilai masa jabatan satu tahun terasa berjalan sangat cepat. Ia menyayangkan beberapa rencana besar yang belum sempat terealisasi, salah satunya adalah kegiatan Pandrahan Indonesia dengan rute memutar dari Motaain ke Batugede.
Terkait hal tersebut, Bupati Willybrodus Lay menitipkan pesan kepada para Kepala Seksi (Kasie) Kejaksaan Negeri Belu untuk mewujudkan rencana itu bersama Kajari yang baru. Terinspirasi oleh ajang Adhyaksa Run di Bali, ia berharap kegiatan serupa dapat dikemas di Belu demi membangun citra positif daerah ke depan.

Bupati Willybrodus Lay mengaku bangga atas visi jangka panjang Johannes yang peduli terhadap pendidikan anak di perbatasan melalui pendirian PAUD di lingkungan Kejaksaan.
Acara pisah sambut ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kajari Belu beserta istri, Kapolres Belu, Ketua Pengadilan Negeri Atambua beserta istri, danKetua DPRD Belu. Hadir pula Kasdim yang mewakili Dandim 1605/Belu, Komandan Sektor, para Kepala Seksi (Kasi) dari Kejaksaan Negeri Atambua, Pimpinan Perangkat Daerah, serta Ketua TP PKK Kabupaten Belu yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD.
Momentum penuh kehangatan tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan. Penggargaan ini diberikan oleh Bupati Belu beserta istri (Ketua TP PKK Kabupaten Belu), Ketua DPRD Kabupaten Belu, Kapolres Belu, dan Ketua Pengadilan Negeri Atambua beserta istri kepada Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Belu.
