Atambua – Pemerintah Kabupaten Belu kembali melakukan penyegaran organisasi birokrasi di bidang pelayanan kesehatan dengan melantik 12 Kepala UPTD Puskesmas pada lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, bertempat di Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Jumat (24/4/2026).
Pelantikan Kepala UPTD Puskesmas tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST berdasarkan Surat Keputusan Bupati Belu Nomor : 76/800.1.3.3/BKPADMD/KEP/IV tanggal 23 April 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dari Dan Dalam Jabatan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu.

Acara pelantikan yang dimulai pada pukul 14.00 WITA ini dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Elly Ch. Rambitan, SH, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Belu, Saksi Aparatur Sipil Negara, Saksi Rohaniwan serta para pejabat yang dilantik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Belu,Vicente Hornai Gonsalves, ST menegaskan bahwa, pelantikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar pada masyarakat.
Lanjutnya, Puskesmas memiliki peran yang sangat strategis sebagai garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan sehingga kepemimpinan yang kuat, profesional dan berintegritas sangat dibutuhkan sejalan dengan visi pembangunan daerah yaitu, Belu yang berkualitas, mandiri, harmonis, demokratis dan berbudaya, maka sektor kesehatan menjadi salah satu pilar utama menuju Belu yang sejahtera.
“Kepala Puskesmas harus mampu memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.
Menurut Wabup Vicente, Jabatan kepala puskesmas bukan sekadar posisi yang administratif, tetapi merupakan amanah besar dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.
“Saudara dituntut untuk mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” terangnya.
Disampaikan pula, integritas disiplin serta kepemimpinan yang humanis menjadi kata kunci dalam menjalankan tugas.
“Jadikan teladan bagi seluruh tenaga kesehatan di puskesmas serta hadir sebagai solusi dari berbagai persoalan kesehatan di wilayah kerja masing-masing,” imbuhnya.
Wabup juga menekankan pentingnya sinergi kepala puskesmas dengan Dinas Kesehatan dalam menurunkan angka stunting serta penanganan penyakit menular, karena itu diperlukan inovasi dan kecepatan bertindak terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya percaya dengan semangat pengabdian serta kerja keras saudara-saudari mampu menjalankan tugas ini dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan di Kabupaten Belu” ucapnya.
Adapun Kepala UPTD Puskesmas yang dilantik masing-masing :
- dr. Yeni Tasa, M.Kes jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Umanen
- dr. Meinita Ginting, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Atambua Selatan
- drg. Dewi Natalia Manto, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Halilulik
- dr. Theodorus Kabosu, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Haekesak
- Vianey M.B.Berek, M. Farm., Apt, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Haliwen
- Alfonsa Liquory Seran S. Farm.,Apt jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Silawan
- Antonius Ongan Mare, S.Kep.Ns, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Laktutus
- Elfrida Yoneta Belle, S.KM, jabatan baru : Kapala UPTD Puskesmas Wedomu
- Don Fransiskus DVG, S.Kep.Ns, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Weluli
- Aloysia C. Ermelinda Wangge, S.Kep.Ns, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Atapupu
- Yohana Elisabeth Anje, S.Kep.,Ns, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Rafae
- Marianto O. Pidhi, S.Kep.,Ns, jabatan baru : Kepala UPTD Puskesmas Nualain
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Bupati Belu, Pj. Sekda Belu, Pimpinam Perangkat Daerah serta saksi rohaniwan kepada para pejabat yang baru dilantik, dilanjutkan dengan foto bersama.
