Atambua – Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H., menghadiri perayaan Misa Puncak Hari Raya Paskah di Gereja Katedral Santa Maria Immaculata Atambua, Minggu (5/4/2026).
Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr., didampingi oleh Rm. Krisantus Lake, Pr. Misa yang dimulai pukul 08.15 WITA tersebut diikuti oleh ribuan umat Katolik dari berbagai penjuru Kota Atambua dan sekitarnya.

Dalam homilinya, Uskup Dominikus Saku menekankan makna kebangkitan Kristus sebagai momentum bagi umat untuk memerangi berbagai bentuk permusuhan dan ketidakadilan.
Lebih jauh, Uskup Domi mengatakan bahwa Paskah bagi orang beriman berarti belajar untuk mengikuti Tuhan dengan berpegang teguh pada tanda-tanda kehadiran-Nya di dalam Gereja.
“Inti Paskah adalah tidak perlu menjadi saksi mata untuk melihat Tuhan. Para rasul juga tidak menjadi saksi mata untuk itu. Yang perlu menjadi saksi iman dan Paskah adalah keyakinan bahwa Tuhan sungguh mulia, Tuhan sungguh bangkit, dan Tuhan sungguh-sungguh hidup di tengah kita,” terangnya.

Di akhir khotbah, Uskup Domi mengingatkan bahwa barang siapa yang percaya pada kebangkitan Tuhan, ia akan selalu diliputi cahaya sukacita dan kegembiraan sejati. Hidupnya tidak akan pernah berhenti mengikuti Tuhan, betapa pun sulit situasinya.
Ia menambahkan bahwa sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan menerangi umat dengan pesona cahaya hidup ilahi serta sukacita surgawi.
“Selamat merayakan pesta Paskah. Tuhan sungguh telah bangkit dan Roh-Nya sungguh menjiwai kita.”
