Bupati dan Wabup Belu Tekankan Mutu Pendidikan bagi siswa-siswi kepada Kepengurusan PGRI Belu Baru
Atambua – Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH., dan Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, ST., memimpin Pertemuan bersama Pengurus Kabupaten Persatuan Guru Republika Indonesia (PGRI) Kabupaten Belu dan Pengurus PGRI Cabang dari 12 Kecamatan, berlangsung di Ruang Bupati Belu, Rabu (11/3/2026).
Dalam Pertemuan ini Ketua PGRI Kabupaten Belu – Yanuarius Wadan, S.Pd melaporkan Konferensi Daerah PGRI Kabupaten Belu dalam Rangka Pemilihan dan Pelantikan Ketua serta pengurus harian dan pengurus Bidang yang telah terlaksana pada tanggal 13 Desember 2025 yang lalu serta Kepengurusan PGRI Kabupaten Belu masa bakti terbaru yang telah di Kukuhkan oleh Pengurus PGRI Nusa Tenggara Timur.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH., mengatakan bahwa masing-masing ketua cabang PGRI di 12 Kecamatan untuk memastikan semua Anak murid Sekolah Dasar (SD) dan kepada orang tua murid untuk melanjutkan Anaknya yang akan melanjutkan ke Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Saya minta agar ketua PGRI Belu dan ketua Cabang di 12 kecamatan mempunyai tugas untuk mengejar murid dan orang tua murid untuk terus sekolah dikarenakan banyak anak murid SD yang belum tau membaca dan menulis”, pintanya.
Ia menambahkan bahwa akan melakukan pertemuan khusus untuk semua Guru yang ada di 12 Kecamatan agar berkewajiban untuk memberi Tugas Menulis yang Indah kepada Anak Murid dari Kelas 1-5 SD.

“Saya menekankan kembali untuk ketua PGRI dan Sekretaris agar memerintahkan setiap Ketua Cabang PGRI di 12 Kecamatan untuk mendata Murid yang telah Tamat Sekolah Dasar dan yang akan mendaftarkan diri ke Kejang SMP”, pungkasnya.
Dirinya mengatakan bahwa Ketua PGRI cabang Kabupaten Beli dan masing-masing Ketua Cabang di 12 wilayah Kecamatan yang hadir pertemuan ini untuk memperbaiki Mutu Pendidikan yang ada di Wilayah Kabupaten Belu.
“Saya harap agar Anak Sekolah Dasar mulai dari kelas 1 sudah bisa berhitung menggunakan bahasa Inggris dan bisa mengajarkan anak-anak Murid yang ada di Kota untuk Belajar Bahasa Daerah Belu”, harapnya.
Ia meminta kepada Ketua cabang PGRI di wilayah kecamatan untuk mensosialisasikan kepada siswa-siswi terkait Korvei Sampah agar tidak membuang Sampah di Lingkungan Sekolah masing-masing sehingga lingkungan sekolah Terlihat ASRI (Aman,Sehat,Resik dan Indah).
“Terkait iuran saya minta kepada kepengurusan yang baru agar membuat Jurnal terkait iuan sehingga Guru-guru yang telah memberi iuran dapat tercatat dengan baik karena dituntut Akuntabilitas dan Transparansi terus ada”, pintanya.
Diakhir kata dirinya mengatakan bahwa Kepengurusan PGRI Belu dapat melakukan Lomba Cerdas Cermat antar Sekolah bagi Siswa-siswi.

Wakil Bupati Belu – Vicente Hornai Gonsalves,ST menyampaikan Profisiat kepada Kepengurusan PGRI cabang Belu yang telah di Lantik sebagai pengurus PGRI Kabupaten Belu dikarenakan dengan organisasi PGRI bisa membantu Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Belu dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Belu, sehingga lulusan dari Kabupaten Belu bisa dapat bersaing dengan Daerah – Daerah lain.
“sekarang kita sangat membutuhkan peran organisasi maupun Guru, sehingga kualitas pendidikan kita di Kabupaten Belu bisa lebih meningkatkan, karena sekarang kita banyak sekali mendapat peluang namun kita masih banyak juga yang tidak mampu dengan teman – teman luar , seperti kampus di kabupaten Belu dalam hal ini UNHAN karena banyak anak – anak kita yang ikut tes namun kita masih kalah dari orang luar ini karena itu menjadi salah satu hal yang harus kita perhatikan bersama sehingga kita bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Belu”, ungkapnya.
Ia berharap agar setiap ketua PGRI cabang di wilayah 12 kecamatan di Kabupaten Belu agar dapat memberikan pendidikan lebih baik lagi.
