Jelang Open Turnamen Bupati Belu Cup 2026, ASN Pemkab Belu Gelar Kerja Bakti di Stadion Haliwen
Atambua, – Dalam rangka mematangkan persiapan penyelenggaraan Open Turnamen Bupati Belu Cup 2026, Pemerintah Kabupaten Belu menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti massal.
Kegiatan yang di pusatkan di Stadion Haliwen, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua pada Jumat (8/5/2026) ini dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Belu, Riene Bere Baria, ST serta diikuti oleh seluruh ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Riene Bere Baria usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini difokuskan pada pembersihan area lapangan hingga lingkungan sekitar stadion. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana stadion berada dalam keadaan prima, bersih dan nyaman saat digunakan sebagai lokasi pertandingan. Karena itu, keterlibatan seluruh ASN merupakan wujud dukungan nyata pemerintah daerah demi menyukseskan turnamen tersebut
“Hari ini kita kerahkan seluruh ASN untuk kerja bakti. Ini bentuk persiapan kita menyambut Bupati Cup 2026. Kita pastikan lingkungan stadion bersih, lapangan siap digunakan dan layak untuk menggelar pertandingan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa turnamen tahun ini akan lebih istimewa karena skala pesertanya yang lebih luas. Tidak hanya diikuti oleh klub-klub lokal Kabupaten Belu, tapi diramaikan juga oleh tim-tim kuat dari kabupaten tetangga dan negara tetangga.
“Karena rencananya bukan hanya klub dari Kabupaten Belu yang akan ikut, tetapi juga klub-klub dari Malaka, TTU dan Timor Leste. Untuk itu saya pastikan kita sebagai tuan rumah harus mempersiapkan kondisi lapangan stadion dengan lebih baik,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ASN berbagi tugas untuk memaksimalkan kegiatan. Sebagian ASN terlihat membersihkan semak-semak di pinggir lapangan menggunakan parang dan sabit. Sementara itu, ASN lainnya sibuk mengangkut rumput kering ke dalam karung untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah. Area dalam lapangan juga disapu bersih menggunakan sapu lidi agar nyaman digunakan.
Peralatan yang digunakan terdiri dari parang, sabit, sapu lidi dan karung sampah yang dibawa secara swadaya dari rumah masing-masing. Setelah bekerja bahu-membahu selama kurang lebih tiga jam, seluruh area lapangan terlihat bersih dan rapi. Seluruh ASN diperbolehkan meninggalkan lokasi kerja bakti setelah pekerjaan dinyatakan selesai.
