Penguatan Penanganan HIV dan AIDS melalui Monitoring dan Evaluasi OPD oleh Bathesda Yakkum
Atambua,- Dalam Rangka mencegah penyebaran HIV dan AIDS serta penanganannya di Kabupaten Belu, Pemerintah Kabupaten Belu dan UPKM/CD Bethesda Yakkum melaksanakan Program Pencegahan Terpadu Penularan HIV dan AIDS Periode 2025-2028. Untuk mengetahui kemajuan dan tantangan yang dihadapi maka diadakan Focus Group Discusion (FGD) yang yang diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satgas Penanggulangan HIV dan AIDS Kabupaten Belu, berlangsung di Aula Hotel Nusantara Satu Atambua, Selasa (5/5/2026).
Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi kemajuan dan tantangan program setelah kurang lebih satu tahun berjalan guna meningkatkan kualitas, penguatan koordinasi lintas sektor, serta optimalisasi peran stakeholder dalam pengendalian kasus di Kabupaten Belu.

Staf Monitoring dan Evaluasi Bethesda Yakkum Jogjakarta – Meta Ginting mengatakan monitoring ini membahas terkait kasus HIV dan AIDS dikarenakan wilayah Belu rentan, untuk itu setiap tahun diadakan evaluasi agar dapat memastikan bahwa program yang telah lakukan di Belu berjalan dengan baik.
“Kami datang untuk melakukan rangkaian proses monitoring, jadi kita bertemu dengan stakeholder mitra untuk mencari tahu bagaimana program sudah diimplementasikan, apa saja praktik baiknya dan apa tantangannya dengan harapan dari hasil diskusi kita bisa melihat apa yang perlu diperbaiki dari proyek ini atau apa yang perlu kita modifikasi demi tercapainya indikator yang sudah ditentukan,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa hasil monitoring dan evaluasi ini akan akan dibawa kembali ke Jogja dan datanya akan diolah untuk dipresentasikan ke manajemen proyek. Selain itu dirinya berharap agar masing-masing OPD yang masuk dalam satgas penanggulangan HIV dan AIDS dapat berpartisipasi dalam pengendalian HIV dan AIDS di Kabupaten Belu.
“Kami harap setiapOPD yang terlibat dalam Satgas ini dapat berpartisipasi secara aktif dan bisa menyelenggarakan kegiatan dengan isu HIV dan AIDS dengan preventif atau promotif serta bisa menganggarkan dana khusus untuk kelancaran penanggulangan HIV di Kabupaten Belu,” harapnya.

Dalam Monitoring dan Evaluasi tersebut dilakukan diskusi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satgas Penanggulangan HIV dan AIDS yang pimpin oleh Staf Monitoring dan Evaluasi Bethesda Yakkum Jogjakarta – Meta Ginting.
Peserta pada FGD ini berasal dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Satpol PP dan Kementerian Agama.
