Bupati Belu Instruksikan Perangkat Daerah Tuntaskan Darurat Sampah hingga Program MBG
Atambua – Bupati Belu Willybrodus Lay, SH didampingi Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves, ST serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Belu Elly CH. Rambitan, SH memimpin rapat evaluasi strategis bersama seluruh pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu, Senin (9/2/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Belu ini digelar sebagai tindak lanjut atas arahan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait enam program prioritas nasional yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Dalam arahannya, Bupati Belu menegaskan bahwa seluruh program prioritas Presiden RI, mulai dari penanganan darurat sampah, Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, pengembangan pariwisata, perlindungan pekerja migran, hingga penguatan ekonomi masyarakat, harus dilaksanakan secara maksimal dan terukur di tingkat daerah tanpa penundaan.
“Seluruh program prioritas nasional ini harus menunjukkan kemajuan yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. Tidak boleh ada yang berjalan lambat,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya respons cepat Pemerintah Kabupaten Belu terhadap isu nasional yang menjadi perhatian serius Presiden, khususnya persoalan lingkungan dan kebersihan yang berdampak langsung pada sektor pariwisata.

“Presiden Prabowo sudah menegur dengan tegas. Pariwisata tidak akan berkembang jika kota dan desa kita masih kotor. Saya perintahkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, serta para Camat untuk bergotong royong melibatkan masyarakat dalam membersihkan sampah, terutama di kawasan wisata,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati Belu juga menyoroti peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh Perangkat Daerah untuk menghilangkan ego sektoral serta meningkatkan kecepatan dan responsivitas dalam melayani masyarakat.

“Saya tegaskan, di tahun 2026 ini tidak boleh lagi ada keluhan soal pelayanan yang lambat. Perangkat Daerah teknis harus proaktif dan jemput bola agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas,” tandasnya.
Rapat evaluasi strategis ini turut dihadiri oleh para Asisten Sekda Kabupaten Belu dan seluruh pimpinan Perangkat Daerah, sebagai wujud komitmen bersama dalam menyukseskan program nasional sekaligus mempercepat pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu.
