TEKAN ANGKA PENYAKIT TIDAK MENULAR DILINGKUNGAN KERJA MELALUI INOVASI CERDAS CERMAT

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Rabu (11/09), Puskesmas Kota Atambua melalui inovasi ‘’CERDAS CERMAT’’ ( Cek Resiko dari sekarang Ceria Masa Tua ) tanpa penyakit tidak menular, melakukan pemeriksaan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga kontrak (teko) Daerah yang berusia 15-59 tahun dilingkup Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Belu bertempat di Bagian Umum Setda Belu.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk

Skrining penyakit tidak menular ini di lakukan guna mengecek darah lengkap untuk mengatasi masalah penyakit gula darah, darah tinggi pengukuran kadar lemak tubuh dan kolestrol. Berbagai pemeriksaan penyakit tidak menular yang di lakukan dari pihak Puskemas Kota Atambua salah satunya yakni dengan deteksi obesitas (kegemukan) melalui pengukuran tinggi badan (TB), berat badan (BB) dan lingkar perut, deteksi hipertensi (tekanan darah tinggi) melalui pengukuran tekanan darah dan deteksi kemungkinan diabetes melitus melalui pemeriksaan gula darah.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum

Kepala Puskesmas Kota Atambua – Dr. Vincentius Andri Leo mengatakan bahwa Inovasi Cerdas Cermat ini sebenarnya sudah di lakukan sejak tahun lalu, dikarenakan cakupan dari usia produktif dan sudah diadakan pemeriksaan terhadap usia produktif, namun hasil yang dicapai oleh Puskesmas Kota di tahun lalu masih sangat rendah, sehingga kami merasa perlu untuk membuat inovasi ini dan setelah melakukan inovasi baru ini terlihat perubahan yang cukup signifikan yakni dari belasan persen hingga lima puluhan persen. Dirinya juga mengatakan bahwa Puskesmas Kota juga melakukan pelayanan pemeriksaan di seluruh OPD yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kota, yakni di sekolah-sekolah, asrama dan pada bulan ini kami fokuskan di OPD-OPD yang berada di wilayah Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Lebih lanjut, Kepala Puskesmas Kota Atambua juga menambahkan bahwa pelayanan pemeriksaan penyakit menular terhadap ASN dan TEKO dilakukan dengan mendatangi langsung opd-opd yang ada diwilayah kerja Puskesmas Kota Atambua. Karena para ASN dan Teko juga merupakan masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kota Atambua sehingga perlu diberikan pelayanan jemput bola. Dan bukan hanya pada opd-opd saja namun puskesmas kota juga akan mengunjungi Kantor Pos, Kantor Pajak dan tempat kerja lainnya yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Kota Atambua.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang duduk dan dalam ruangan

“ Jika pada pemeriksaan penyakit tidak menular ini terkena pada salah satu pasien maka pihak dari puskemas kota akan menindak lanjuti dan mengarahkan kepada pasien agar dapat mengontrol ke puskemas untuk pemeriksaan lebih lengkap lagi,” Ungkapnya saat ditemui media Kominfo, Rabu (11/09).

Sebagai informasi kegiatan skrining faktor penyakit tidak menular ini juga akan dilakukan pada esok hari tanggal 12 September 2019 di BAPENDA Kabupaten Belu.

Berita/Foto: Mercy Aton dan Hengki Mao

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.