SIDANG I DPRD KABUPATEN BELU TAHUN 2019

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Senin(18/11), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belu- Jeremias Manek Junior di dampingi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Belu- Yohanes Jefri Nahak, Wakil Ketua II – Cyprianus Temu, S.IP membuka Sidang I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Belu Tahun 2019.

Ketua DPRD Kabupaten Belu – Jeremias Manek Junior dalam pidato pembukaan mengatakan merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020 disebutkan bahwa Persetujuan Bersama DPRD dan Kepala Daerah dilaksanakan paling lambat satu bulan sebelum dimulainya Tahun Anggaran 2020 dengan demikian Persetujuan Bersama atas RAPBD Tahun 2020 dilaksanakan paling lambat 30 November 2019. Hal ini berarti bahwa sisa waktu yang ada tinggal 9 hari kerja. Untuk itu saya selaku pimpinan mengajak segenap anggota DPRD pada masa sidang ini untuk secara sungguh-sungguh menjalankan tugas konstitusional yang diamanatkan kepada kita. Mari kita satukan hati dengan rasa tanggung jawab yang tinggi dalam pembahasan APBD Anggaran 2020.

” Saya juga mengajak Bupati bersama seluruh jajarannya untuk bekerja cepat, bekerja cerdas dan bekerja tuntas dengan tepat dan benar sehingga kendala-kendala dalam proses pembahasan APBD Tahun Anggaran 2020 sedapat mungkin dieliminir. Dengan demikian persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah dapat terlaksana tepat pada waktunya,” ungkapnya.

Ketua DPRD menambakan agar semua tetap memperhatikan aspek kualitas secara cerdas dan cermat sehingga APBD yang akan dilaksanakan dapat berkualitas dan berpihak kepada rakyat.

Bupati Belu – Wilybrodus Lay, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan, pemerintah terus melaksanakan berbagai kebijakan melalui program dan kegiatan guna memenuhi tuntutan kebutuhan dan harapan masyarakat dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki secara optimal. Untuk menindaklanjuti hal tersebut Pemerintah bersama DPRD telah menetapkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2020. Dalam agenda Sidang I DPRD Kabupaten Belu masa jabatan 2019-2024 selain ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2020 Pemerintah Daerah juga mengajukan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Belu untuk dibahas.

Tiga buah Rancangan Peraturan Daerah yang diusulkan yaitu, Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Belu Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Belu Tahun 2019-2039, Rancangan Peraturan Daerah tentang Irigasi.

Besar harapan kami bahwa Rancangan Peraturan Daerah yang diajukan oleh Pemerintah Daerah dapat dikaji secara cermat dan lebih mendalam sesuai mekanisme sidang sehingga dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang mampu menjadi jembatan bagi permasalahan, pembangunan dan payung hukum bagi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Perangkat Daerah, pemanfaatan ruang wilayah secara berdaya guna dan berhasil guna, serasi selaras, seimbang dan berkelanjutan serta pengembangan dan pengelolaan irigasi yang berorientasi pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu yang lebih berkualitas, maju, mandiri, demokratis dan berbudaya.

Usai pembukaan dilanjutkan dengan sidang Paripurnaa II dengan agenda Penyampaian dan Pembahasan Keputusan Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Belu tentang Waktu dan Acara Sidang I DPRD Kabupaten Belu Tahun 2019, dan pembahasan dan penetapan Rencana Kerja DPRD Kabupaten Belu Tahun 2020.

Foto/Berita: Anna Ukat, Okto Mali & Sipri Luma

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.