SIAGA DARURAT KEKERINGAN BPBD BELU DISTRIBUSIKAN AIR BERSIH

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (05/08), Pemerintah Kabupaten Belu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Belu melakukan Apel Siaga dan Pendistribusian Air Bersih bagi masyarakat Kabupaten Belu, bertindak sebagai Pembina Apel Wakil Bupati Belu – Drs. J.T.Ose Luan.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, langit, pohon dan luar ruangan

Pendistribusian air bersih yang dilakukan untuk mengatasi dampak kekeringan memasuki puncak musim panas ditandai dengan pengguntingan pita pada mobil tengki oleh Wakil Bupati Belu di dampingi Dandim 1605 Belu.

Wakil Bupati Belu – Drs. J.T.Ose Luan mengatakan apel siaga ini dalam rangka bagaimana selalu siap siaga untuk mengantisipasi hal-hal yang berkaitan dengan kekeringan. Sesuai informasi dari BPBD tahap awal ini akan di distribusikan 500 tengki air, pendistribusian air akan di lakukan selama bulan Agustus, September dan Oktober saja dikarenakan bulan November dan Desember sudah mulai musim penghujan.

Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang berdiri dan luar ruangan

Lanjut Wabup BPBD harus memiliki peta tentang lokasi mana yang sangat rawan kesulitan dan kekeringan air sehingga sasaran pendistribusian air tepat, baik itu di dalam kota maupun di luar kota.

Sekertaris BPBD Hilarius Nahak mengatakan pendistribusian yang di lakukan pada hari ini sebanyak 500 tengki yang di distribusikan ke 10 kecamatan,desa dan kelurahan yang betul-betul mengalami kekeringan sesuai dengan data yang ada dan di lakukan sesuai jadwal yang telah di tentukan. pendistribusian air kepada masyarakat merupakan bekerjasama BPBD dengan pihak ketiga.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, langit, pohon, lapangan basket dan luar ruangan

Hilarius Nahak menambahkan di Kabupaten Belu terdapat 2 kecamatan yang tidak mengalami kekeringan yaitu kecamatan Lasiolat dan Raihat sesuai dengan data, namun apabila desa-desa pada dua kecamatan ini mengalami dampak kekeringan maka akan akan di antisipasi dengan dua tangki untuk pendistribusian, sedangkan untuk 10 kecamatan tidak ada yang menjadi prioritas karna sesui dengan tanggap siaga darurat semua membutuhkan atau ada potensi mengalami kekeringan sehingga siaga darurat ini tidak ada perhatian khusus mana yang di dahulukan dan mana yang tidak, oleh karna itu 10 kecamatan ini di anggap betul-betul mengalami kekeringan.

Berikut Kelurahan dan Desa yang menerima Pendistribusian air bersih bulan Agustus dan september 2019 :
1.Kelurahan Manumutin
2.Kelurahan Tenukiik
3.Kelurahan Fatubenao
4.Kelurahan Umanen
5.Kelurahan Beirafu
6.Kelurahan Lidak
7.Kelurahan Fatukbot
8.Kelurahan ribesi
9.Kelurahan Tulamalae
10.Desa kabuna
11.Desa Tulakdi
12.Desa Sadi
14.Desa Umaklaran
15.Desa Tukuneno

Berita/Foto:Ria Mauk & Bene Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.