SATGAS PAMTAS RI – RDTL YONIF RAIDER 408 SUBRASTHA BUDIDAYA 1.500 IKAN BANDENG

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—JUMAT (15/02), Satgas Pamtas RI – RDTL Yonif Raider 408 Subrastha bekerja sama dengan Pemerintah Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu melepas 1.500 ekor ikan jenis bandeng untuk di budidayakan ditambak milik Kelompok Subrastha, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, luar ruangan, alam dan air

Komandan Satuan Tugas Pengaman Perbatasan RI – RDTL Yonif Raider 408 Subrastha, Mayor Infantri Joni Eko Prasetyo, S.IP sangat mengapresiasi dan mendukung seluruh masyarakat yang ada di Desa Silawan untuk meningkatkan potensi sumber daya alam yang ada, sehingga dirinya berharap, sumber daya alam yang ada di wilayah ini akan menjadi pioner atau perintis.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan luar ruangan

“Potensi tambak dan air payau yang dibutuhhkan ikan bandeng itu alami, dan tidak perlu disedot airnya karena langsung meresap ke tanah. Bibit yang ada di sini bisa dikembangkan tanpa melakukan studi banding, karena sudah bisa dilakukan di dua negara ini sehingga kedepannya, selain dikembangkan menjadi makanan khas lokal, bandeng juga bisa dijual di kios–kios dengan tujuan agar warga Timor Leste atau wisatawan yang singgah di pelabuhan bisa membeli makanan khas bandeng ini,” ungkapnya di hadapan Prajurit Tempur Satgas Pamtas RI–RDTL.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri, luar ruangan dan alam

Pada kesempatan yang sama Kepala Desa Silawan, Ferdinandus Mones Bili menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI–RDTL Yonif Raider 408 Subrastha yang telah memberikan satu inovasi baru untuk bisa memanfaatkan lahan yang ada di pesisir pantai dengan melepas ikan bandeng. Kepala Desa berharap apa yang telah dirintis ini bisa menambah nilai ekonomis bagi masyarakat di sekitar Kapela Seroja.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, luar ruangan dan alam

 

“Saya harap, kedepanya kerja sama ini terus dilakukan agar apa yang diharapkan oleh masyarakat perbatasan dan semua stakeholder dapat tercapai melalui usaha–usaha yang maksimal,” ungkapnya Kepala Desa.

 

Sementara itu, salah seorang Tokoh Agama Stasi Santo Mikael Seroja Paroki Stela Maris Atapupu, Yulius Moruk mengakui pihaknya merasa bangga atas kerja sama yang baik ini kerena menurutnya melalui budidaya ikan ini mereka bisa belajar untuk meningkatkan pertumbuhan di perbatasan. Karena itu dirinya menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI–RDTL Yonif Raider 408 Subrastha yang punya inisiatif untuk memberikan satu contoh yang baik bagi kami masyarakat di perbatasan.

Foto/Berita: Frans Leki & Erwin Dacosta

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.