RAPAT KOORDINASI PEMANTAUAN DAN PENGAMANAN PEMILU TAHUN 2019

youtubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (15/03), Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan memimpin Rapat Koordinasi Pemantauan dan Pengamanan Pemilu Tahun 2019 dengan tema “Dengan Sinergitas bersama Komunitas Intelejen Daerah, Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Daerah, Tim Pemantau Perkembangan Politik Daerah, dan Forum Kesbangpol lainnya, serta Orkesmas kita sukseskan pelaksanaan pemilu serentak Tahun 2019 di Kabupaten Belu yang demokratis, jurdil, aman, kondusif, berkualitas dan bermartabat.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan

Rapat Koordinasi Pemantauan dan Pengamanan Pemilu Tahun 2019 ini bertujuan untuk memberikan masukan kepada Pimpinan Daerah dalam rangka mengambil keputusan-keputusan yang bijaksana untuk menciptakan suasana yang kondusif menjelang, saat dan paska pemilihan umum.

Wakil Bupati Belu usai rapat koordinasi mengatakan, “Dalam rapat koordinasi hari ini menyampaikan hal-hal yang berkaitan dan berhubungan dengan proses pemilihan sebelum dan sesudah hari puncak pelaksanaan pemilu, agar semua bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan aturan dan dapat dikendalikan secara baik dan bertanggung jawab oleh seluruh komponen baik Pemerintah, Partai Politik, Panwaslu, dan KPUD sebagai pelaksana. Kita mendukung dan kita bertekat agar semuanya Itu dapat berjalan dengan baik dan benar,” ujar Wabup Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang duduk

Selanjutnya Wakil Bupati Belu juga menghimbau kepada semua pelaksana agar melaksanakan tugas sesuai aturan, dan para Caleg berkampanye dengan baik, jangan berkampanye gelap, jangan memanfaatkan fasilitas pemerintah, Netralitas kepada Aparatur Sipil Negara tidak boleh berkampanye kepada keluarga, agar semua dapat berjalan dengan baik sehingga Kabupaten Belu dapat melaksanakan Pemilu secara aman.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belu, Drs. Dominikus Mali mengatakan Rapat Koordinasi ini membahas tentang Reformasi Informasi, dan kerawanan–kerawanan perlu diwaspadai sehingga tidak menimbulkan konflik, agar pesta demokrasi pada tanggal 17 April mendatang dapat berjalan dengan aman dan damai.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang duduk, tabel dan dalam ruangan Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang duduk

Rakor ini diikuti oleh Forkompinda Plus Kabupaten Belu, Komunitas Intelejen Daerah, Tim Pemantau Perkembangan Politik Kabupaten Belu, Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Daerah Kabupaten Belu, Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Belu, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Belu, Forum Pembaharuan Kebangsaan Kabupaten Belu.

Foto/Berita: Ana Ukat & Dasilva Jho

Leave a Reply

Your email address will not be published.