PERSIAPAN PENYUSUNAN RENCANA KONTIJENSI PENANGGULANGAN KEDARURATAN KESEHATAN MASYARAKAT DIWILAYAH PERBATASAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Rabu (25/09), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu –Theresia M. B. Saik S.K.M, M.Kes membuka secara resmi Pertemuan Persiapan Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM), yang akan di selenggarakan dari tanggal 25-26 September 2019, bertempat di Aula Hotel Permata Atambua, Kabupaten Belu.

Pertemuan Persiapan Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) ini diselenggarakan atas kerjasama Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu sebagai upaya dalam mencegah terjadinya kedaruratan kesehatan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di pintu masuk wilayah dan kesiap siagaan dalam mendeteksi secara dini dan merespon cepat terhadap kasus penyakit yang berpotensi wabah, serta untuk mensosialisasikan dan tersusunnya dokumen rencana kontijensi penanggulangan public health emergency of internasional concern (PHEIC).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu – Theresia M. B. Saik,S.K.M, M.Kes dalam arahannya mengatakan pertemuan ini diadakan terkait dengan rencana kontijensi penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut Dinas Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri, melalui pertemuan bersama lintas sektor ini kita bersama – sama menyusun rencana aksi daerah untuk bagaimana kita menjaga supaya jangan ada lagi masalah seperti stunting dan penyakit-penyakit menular yang akhirnya membawa wabah, oleh karena itu rencana kontijensi ini sangat penting kita lakukan untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak kita inginkan terjadi.

Sementara itu Kabid P2P Provinsi NTT – Ir. Herlina R. Sao, M.S. mengatakan rencana kontijensi yang dilakukan hari ini bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Belu dengan lintas sektor dan dengan Kementerian Kesehatan ini untuk melakukan persiapan antisipasi apabila terjadi penyakit – penyakit yang berpotensi kejadian luar biasa atau wabah sehingga ini diperlukan suatu dokumen yang sudah di persiapakan sehingga ketika terjadi darurat seperti bencana alam maupun kejadian luar biasa lainnya kita sudah siap untuk mengatasi bencana tersebut.

Kabid P2P Provinsi NTT juga menambahkan untuk kesiap siagaan di Kabupaten Belu sangat bagus artinya seperti penanggulangan DBD dan tetanus Kabupaten Belu sudah bisa mengatasinya. Untuk mengatasi masalah – masalah tersebut kita juga membutuhkan kerjasama antar lintas sektor dan perlunya melakukan penyusunan dokumen perencanaan untuk menghadapi kejadian luar biasa.

Pemateri pada hari pertama pada kegiatan Pertemuan Persiapan Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) ini adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten belu dengan materinya Pencegahan dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa di Kabupaten Belu, Kabid P2P Provinsi NTT dengan materinya Kesiapsiagaan Kewaspadaan Dini dan Respon Menghadapi Penyakit Infeksi Emerging, Subdit Karantina Kesehatan Kemenkes RI – Rosmania,M.Kes dengan materinya Karantina kesehatan.

Hadir dalam Pertemuan Persiapan Penyusunan Rencana Kontijensi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) ini para Pimpinan OPD terkait, Pimpinan dan perwakilan lintas sektor, Kepala Puskesmas se Kabupaten Belu, serta para Camat.
#kominfo #kominfobelu #atambua #atambuabelu #atambuakotaperbatasan
.
.
Berita/Foto: Asih Mukti & Bene Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.