“PERKEMBANGAN POLITIK DAERAH DAN UPAYA MENGANTISIPASI ANCAMAN, TANTANGAN, HAMBATAN DAN GANGGUAN DIKABUPATEN BELU” DALAM DIALOG ASPIRASI TORA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Rabu (03/09), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu bekerjasama dengan LPP Radio Republik Indonesia (RRI) Atambua mengadakan Dialog Aspirasi TORA dengan Narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Dalam Dialog Aspirasi Tora ini membahas tentang Perkembangan Politik Daerah dan Upaya mengantisipasi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan di Kabupaten Belu dengan mengahadirkan dua orang Narasumber yakni Kepala Bidang Politik dan Hubungan antar Lembaga pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belu – Apolinaris M. Susar, S.Sos dan Kepala Bidang Keamanan Ekonomi Sosial Budaya pada Badan Kesbangpol Kabupaten Belu – R. Adolf Sabuna, S.Sos.

Kepala Bidang Keamanan Ekonomi Sosial Budaya pada Badan Kesbangpol Kabupaten Belu – R. Adolf Sabuna, S.Sos mengatakan Kesbangpol memiliki tugas untuk malakukan deteksi dini atas berbagai hal termasuk isu-isu yang berkembang di Media Sosial, oleh karena itu Badan Kesbangpol wajib melakukan pelaksanaan Kewaspadaan didaerah dan penanganan konflik sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kabid juga menambahkan bahwa di Kabupaten Belu memiliki tim atau forum untuk bekerjasama menangani konflik yang terjadi. Tim tersebut merupakan KOMINDA (Komunitas Intelejen Dearah) yang teridiri dari Lembaga Vertikal dan Kepala Daerah dan OPD terkait. Kominda ini selalu membangun koordinasi untuk membahas masalah-masalah yang terjadi baik itu masalah ekomomi, keamaan, sosial budaya dan ketertiban.

Lebih lanjut Kabid Ekonomi Sosial Budaya juga menyampaikan dalam menyosong Pemilihan serentak Kepala Desa, tentunya akan memiliki potensi konflik dikalangan masyarakat, sehingga untuk mendetekti hal-hal tersebut Kesbangpol selalu melakukan pemantauan yang bekerjasama dengan Kepolisian, Camat, Kepala Desa dan juga FKDM (Forum Kewaspadasan Dini Masyarakat) untuk mendapatkan Informasi-informasi terkait Konflik agar dapat ditindaklanjuti dalam bentuk laporan sehingga menjadi rekomendasi untuk pengambilan Kebijakan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum

Kabid juga menambahkan Forum – forum yang ada selain KOMINDA dan FKDM, ada juga Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK), dalam forum ini terdapat berbagai etnis yang ada di Kabupaten Belu yang bertugas membangun kebersamaan diantara etnis tersebut. Selain itu ada juga Forum antar umat beragama yang dibentuk bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu yang melibatkan 5 Agama yang ada di Kabupaten Belu, tim ini bertugas untuk berkoordinasi terkait dengan isu-isu penistaann agama.

Sementara itu, Kepala Bidang Politik dan Hubungan antar Lembaga pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belu – Apolinaris M. Susar, S.Sos mengatakan dalam mengembangkan ideologi dikalangan masyarakat khususnya dikalangan remaja, Bidang Politik dan Hubungan Masyarakat memiliki program rutin yang dilaksanakan setiap tahun yakni Pembinaan Organisasi Masyarakat. Dalam melaksanakan pembinaan ini melalui Lembaga Pendidikan yakni sekolah-sekolah terkait Ideologi-ideologi Politik dalam menyongsong setiap hajatan Politik di Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Kabid Apolinaris juga menambahkan terkait dengan pemantauan politik di Kabupaten Belu, sudah ada Tim Pemantauan dan ini dibentuk untuk memantau perkembangan politik didaerah menyongsong Pemilu.

Kabid Politik dan Hubungan antar Lembaga mengharapkan agar seluruh elemen masyarakat bisa memanfaatkan semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Belu sehingga dapat mewujudkan tingkat Partisipasi Pemilu yang akan datang dengan baik.

Foto/Berita: Anna Ukat & Sipri Luma

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.