PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA, BUPATI BELU AJAK MASYARAKAT LESTARIKAN LINGKUNGAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Senin (16/09), Momentum peringatan HUT Lingkungan Hidup Sedunia Tk. Kabupaten Belu Tahun 2019, dijadikan tonggak sebagai salah satu upaya mendukung pelestarian lingkungan karena tanpa peran aktif dari semua pihak pengelolaan dan pelestarian lingkungan tidak akan berhasil.

Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH mengungkapkan untuk menjadikan lingkungan yang asri dan lestari, dibutuhkan peran masyarakat membantu Pemerintah Kabupaten Belu untuk bersama – sama melestarikan lingkungan dengan menanam berbagai anakan pohon.

 

Gambar mungkin berisi: 1 orang, di panggung dan luar ruangan

“Untuk menjadikan lingkungan disekitar menjadi hijau dan asri, saya ajak seluruh masyarakat menanam anakan pohon khusus pohon yang membuat tanah menjadi subur dan memiliki banyak manfaat, seperti anakan pohon Trembesi, Jambu air dan anakan pohon Beringin,” kata Bupati Belu dalam sambutannya pada acara peringatan HUT Lingkungan Hidup Sedunia Tk Kab. Belu, pada hari Senin (16/09) di Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang berdiri

Sesuai dengan tema HUT Lingkungan Hidup kali ini “Hijau Bumiku, Biru Langitku, Sehat Bangsaku”, Bupati Willy Lay, menginstruksikan kepada setiap Desa untuk wajib menanam anakan Pohon terutama anakan pohon Beringin karena pohon beringin memiliki banyak manfaat, salah satu manfaatnya adalah menghasilkan mata air dan menjadikan tanah subur.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang tersenyum, orang berdiri dan luar ruangan

“Hijau Bumiku, Biru Langitku, Sehat Bangsaku. Ini bukan slogan biasa namun mempunyai makna yang besar. Jadi, saya wajibkan tahun depan dana ADD diperuntukkan juga membuat hutan adat disetiap Desa. Karena itu, pencairan dana desa tidak akan dilakukan apabila tidak ada hutan adat, karena dengan menanam pohon akan membuat langit biru di tanah Timor,” tegas Bupati Belu.

Sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup, dihadapan Bupati Belu masyarakat Desa Naekasa mengangkat sumpah/janji yang disampaikan dalam bahasa daerah (Tetun). Janji ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga dan memelihara lingkungan hidup.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, makan, anak dan luar ruangan

Pada Peringatan HLH ini juga dirangkaikan dengan penyematan tanda jabatan pimpinan SAKA Tingkat Kabupaten Belu kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Bidang Lingkungan Hidup dan lambang SAKA Kalpataru kepada pembina dan anggota Pramuka oleh Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH, serta penyerahan Piagam Penghargaan Kalpataru dan Adiwiyata tingkat Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, anak dan luar ruangan

Seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Belu Tahun 2019 ditutup dengan penanaman anakan pohon Evergreen oleh Bupati Belu beserta tamu undangan lainnya.
#
Berita/Foto: Norci Man & Jhon Dasilva

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.