PERINDUSTRIAN, ENERGI & PERTAMBANGAN

Perindustrian / Industry

Perkembangan kelompok industri maupun peluang usaha yang dapat dikembangkan di Kabupaten Belu adalah Industri Kecil Hasil Pertanian dan Kehutanan (IPHK) yang meliputi industri kripik (ubi dan pisang) perabot rumah tangga dan kayu, aneka ukiran kayu dan kerajinan kayu cendana, pengolahan dan pengawetan daging, industri kopi bubuk, industri roti dan kue-kue, kasur dan bantal, serta industri tahu dan tempe, Industri Aneka meliputi industri tenun, anyaman lontar, anyaman tali gewang, anyaman lidi kelapa, anyaman dari tali sisal, industri kapok, alat musik tradisional dan industri pakaian jadi dari tekstil serta Industri Logam, Mesin dan Kimia (ILMK) meliputi industri garam rakyat/yodium, barang dari semen, barang dari tanah liat (bata, genteng, tembikar), vulkanisir ban, serta jasa perbengkelan dan elektronik. Andalan pada sektor ini adalah industri rumah tangga atau Industri Aneka, di mana sub sektor ini memegang peranan yang cukup penting bagi pemasukan pendapatan daerah. Industri rumah tangga yang dimaksudkan di atas meliputi industri tenun ikat, anyam-anyaman, industri tahu/tempe, dan lain-lain. Walau hanya berstatus industri rumah tangga, tetapi sudah terpasarkan keluar daerah seperti tenun ikan dan anyam-anyaman.

Agar lebih jelas terlihat banyaknya perusahaan/usaha serta pekerja di sektor industri pengolahan di Kabupaten Belu maka dapat disimak pada Tabel dibawah ini:

Perkembangan Jumlah Perusahaan/Usaha Industri Menurut Golongan Usaha dan Bentuk Badan Hukum di Kabupaten Belu, 2015-2017

Keterangan 2015 2016 2017
1 2 3 4
I.      Menurut Golongan Usaha

1.       Perusahaan Besar

2.       Perusahaan Menengah

3.       Perusahaan Kecil Mikro

 

28

258

 

1

33

345

 

1

33

222

Jumlah I 286 379 256
II.    Menurut Badan Hukum

1.       PT.

2.       Koperasi

3.       CV

4.       Firma

5.       Perorangan

6.       Badan Usaha Lain

 

14

1

37

78

 

2

66

105

 

13

1

20

58

Jumlah Total 130 191 92

Sumber: Belu Dalam Angka 2018

Jumlah Pekerja dan Perusahaan/Usaha Industri Menurut Kecamatan dan Golongan Industri di Kabupaten Belu, 2017

Kecamatan Industri Hasil Pertanian & Kehutanan Industri Aneka
Unit Usaha Tenaga Unit Usaha Tenaga
1 2 3 4 5
Raimanuk

Tasifeto Barat

Kakuluk Mesak

Nanaet Dubesi

Kota Atambua

Atambua Barat

Atambua Selatan

Tasifeto Timur

Raihat

Lasiolat

Lamaknen

Lamaknen Selatan

2

19

3

40

54

38

1

2

2

64

16

140

208

145

5

13

4

14

13

3

16

36

52

5

3

5

8

7

70

191

128

70

85

189

160

54

33

88

135

102

Kabupaten Belu 159 593 166 1.305

 

Kecamatan Industri Logam, Mesin & Kimia Jumlah
Unit Usaha Tenaga Unit Usaha Tenaga
1 6 7 8 9
Raimanuk

Tasifeto Barat

Kakuluk Mesak

Nanaet Dubesi

Kota Atambua

Atambua Barat

Atambua Selatan

Tasifeto Timur

Raihat

Lasiolat

Lamaknen

Lamaknen Selatan

3

32

5

27

28

42

1

4

2

7

3

119

7

122

111

124

2

4

4

7

9

65

21

3

83

118

132

6

7

8

17

7

75

374

151

70

347

508

429

56

37

97

155

102

Kabupaten Belu 151 503 476 2.401

Sumber: Belu dalam Angka 2018

Selain mendapatkan bantuan permodalan dari pemerintah, industri rumah tangga juga memperoleh pinjaman/kredit dari lembaga keuangan, dalam hal ini Lembaga perbankan balk Bank Pemerintah maupun swasta/BPR yang sampai dengan saat ini berjumlah 7 lembaga bank. Lembaga keuangan ini juga turut mendukung roda perekonomian daerah Kabupaten Belu masyarakat dan memberikan kemudahan kepada nasabah berupa pinjaman/kredit. Adapun jumlah bank yang beroperasi di Kabupaten Belu adalah bank pemerintah terdiri dari BNI, BRI, MANDIRI, BANK NTT, BTPN, bank swasta meliputi Bank DANAMON dan Bank Pundi, juga lembaga perkreditan meliputi BPR Tanjung, BPR Dana Mas, ADIRA Finance, Kopdit Swamitra, Credit Union (CU) Kasih Sejahtera dan Pegadaian.

Energi

Perkembangan Jumlah Pelanggan dan Pemakaian Listrik PLN Menurut Cabang/ranting PLN di Kabupaten Belu, 2016-2017

PLTD/Sub Ranting Pelanggan Pemakaian
2016 2017 2016 2017
1 2 3 4 5
Atambua

Atapupu

Naitimu

Silawan

Manleten

Haekesak

Lamaknen

16.267

1.407

3.557

443

2.088

670

1.374

15.873

1.697

4.000

614

2.420

884

1743

21.599.323

1.868.215

4.722.985

588.215

2.772.446

889.626

1.824.397

28.653.303

1.770.678

3.377.300

1.233.252

2.166.676

684.511

1.148.395

Kabupaten Belu 25.806 27.231 34.265.207 39.034.115

Sumber: Belu Dalam Angka 2018

Volume dan Nilai Air Minum Air Bersih / Minum yang disalurkan Menurut Jenis Pelanggan di Kabupaten Belu, 2017

Kategori Pelanggan Jumlah Pelanggan Volume Nilai
1 2 3 4
I.    Kelompok Pelanggan I

1.       Hidran Umum

 

II.  Kelompok Pelanggan II

1.       Sosial Khusus

 

III.              Kelompok Pelanggan III

1.       Rumah Tangga Tipe A

2.       Rumah Tangga Tipe B

3.       Rumah Tangga Tipe C

4.       Instansi Pemerintah

5.       Niaga Kecil

 

IV. Kelompok Pelanggan IV

1.       Niaga Besar

V.   Kelompok Pelanggan Khusus

1.       Air Tangki

21

21

 

34

34

 

5.204

1.245

3.762

11

56

130

 

75

75

3.747

3.747

 

6.121

6.121

 

2.535.048

29.086

2.344.336

911

146.047

14.668

 

25.313

25.313

14.811.000

14.811.000

 

28.822.000

28.822.000

 

3.403.136.300

331.125.500

1.320.084.250

6.396.000

1.620.432.250

125.098.300

 

120.408.000

12.408.000

Jumlah 5.334 2.570.229 3.567.177.300

Sumber: Belu Dalam Angka 2018

PERTAMBANGAN

Penggunaan Bahan Galian Golongan C menurut Jenis dan Kecamatan di Kabupaten Belu, 2017

Dalam Meter Kubik

Kecamatan Batu Kerikil Pasir Pasang Pasir Beton Pasir Urug Sirtu
1 2 3 4 5 6
Raimanuk

Tasifeto Barat

Kakuluk Mesak

Nanaet Dubesi

Kota Atambua

Atambua Barat

Atambua Selatan

Tasifeto Timur

Raihat

Lasiolat

Lamaknen

Lamaknen Selatan

3.499.00

6.545.84

13.823.54

1.530.85

2.659.09

3103.44

3.667.61

6.073.65

22.585.62

368.74

19.380.46

1.040.11

1.920.74

2.864.58

3.655.09

928.51

647.01

1.389.27

1.792.83

3.043.39

9.356.96

425.30

8.39.06

947.83

116.14

179.55

859.20

118.50

2.108.25

392.79

359.06

344.61

198.49

9.67

149.63

135.59

137.64

146.24

1.993.29

49.77

265.18

187.78

88.47

288.78

243.06

5.98

206.99

84.50

 

1228.56

4.086.92

6115.22

3167.39

2.286.24

3.995.55

1.534.37

661.15

49.263.67

240.97

98.524.95

592.23

Kabupaten Belu 84.278.96 36.592.00 3.546.23 3.697.68 172.298.22

 

Kecamatan Batu Pecah Uk.1/2 Batu pecah

Uk.2/3

Batu Pecah

Uk.3/5

Batu pecah Uk. 5/7 Tanah Urug
1 2 3 4 5 6
Raimanuk

Tasifeto Barat

Kakuluk Mesak

Nanaet Dubesi

Kota Atambua

Atambua Barat

Atambua Selatan

Tasifeto Timur

Raihat

Lasiolat

Lamaknen

Lamaknen Selatan

102.47

256.20

4.186.20

0.00

1.108.20

28.76

0.00

38.40

1.595.08

0.00

4.269.76

0.00

878.44

374.84

20.476.41

187.66

468.31

842.87

580.24

928.11

357.11

31.17

630.40

209.76

0.00

27.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

0.00

14.177.15

23.678.08

175.211.08

601.35

674.32

4.698.82

2.412.81

7.991.00

15.288.58

1.001.20

1.540.29

330.72

Kabupaten Belu 11.584.93 25.965.31 27.00 27.00 247.605.64

 

Kecamatan Abu Batu Batu merah Batu Koral Agregat Pil (LPB kelas C)
1 2 3 4 5
Raimanuk

Tasifeto Barat

Kakuluk Mesak

Nanaet Dubesi

Kota Atambua

Atambua Barat

Atambua Selatan

Tasifeto Timur

Raihat

Lasiolat

Lamaknen

Lamaknen Selatan

0

0

7.000.00

0.00

0

0

0

1.298.70

0

0

736.76

0

Kabupaten Belu 9.735.46

 

Kecamatan Tanah Liat Kerikil Agregat Kelas A Agregat Kelas B
1 2 3 4 5
Raimanuk

Tasifeto Barat

Kakuluk Mesak

Nanaet Dubesi

Kota Atambua

Atambua Barat

Atambua Selatan

Tasifeto Timur

Raihat

Lasiolat

Lamaknen

Lamaknen Selatan

208.65

176.61

243.20

171.90

453.31

70.76

4.34

362.72

1.052.80

16.64

279.46

273.72

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

7.046.03

0

0

0

0

0

10.150.97

6.643.40

0

0

1.869.02

0

8.810.20

0

369.27

420.47

0

681.15

18.698.98

0

9.523.28

0

Kabupaten Belu 247.605.64 0 23.840.39 40.372.38

Sumber: Belu Dalam Angka 2018

Sektor pertambangan juga berkembang di Kabupaten Belu walaupun tidak sebesar sektor-sektor perekonomian Iainnya. Banyak potensi yang ada di dalam wilayah kabupaten ini, hanya saja belum semuanya diolah dengan baik. Potensi-potensi hasil tambang di Kabupaten Belu dan sebarannya dapat dilihat pada berikut:

POTENSI HASIL TAMBANG DI KABUPATEN BELU TAHUN 2014

NO KECAMATAN POTENSI HASIL TAMBANG
1 Raimanuk Kalkarenit, Emas, Marmer, Batu Gamping Koral, Lava Basalt, Gypsum
2 Tasifeto Barat Emas, Gas Alam, Marmer, Batu Gaming Koral, Lava Basalt, Alluvial, Lempung, Mud Vulcano
3 Kakuluk Mesak Batuan Ultra Basa, Lava Basalt, Alluvial, Pasir Besi, Batu Setengah Permata & Kristal Kuarsa, Oker
4 Nanaet Duabesi
5 Kota Atambua Marmer, Alluvial, Lempung
6 Atambua Barat
7 Atambua Selatan
8 Tasifeto Timur Emas, Alluvial, Lempung, Gypsum
9 Raihat Kalkarenit, Emas, Batu Setengah Permata & Kristal Kuarsa
10 Lasiolat
11 Lamaknen Emas, Gypsum, Lempung
12 Lamaknen Selatan

Sumber: Dinas Pertambangan don Energi Kab. Bela Tahun 2014

 

One thought on “PERINDUSTRIAN, ENERGI & PERTAMBANGAN

  • April 1, 2018 at 5:30 am
    Permalink

    Perkembangan industri walaupun industri kecil kecilan tapi sudah bisa keluar daerah dan harus menjadi kebanggaan tersendiri. Bagaimana perkembangan hasil industri setelah dipasarkan keluar daerah?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.