PEMKAB BELU PERINGATI HARI KESEHATAN NASIONAL (HKN) KE- 55

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Sabtu (23/11), Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Belu menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 tingkat Kabupaten Belu bertempat di obyek wisata Pantai Sukaerlaran Desa Kenebibi Kecamatan Kakuluk Mesak.

Hari Kesehatan Nasional selalu di peringati setiap tanggal 12 November, namun Peringatan HKN tingkat Kabupaten Belu baru di laksanakan pada hari Sabtu 23 November 2019. Peringatan HKN dengan tema “Generasi Sehat Indonesia Unggul di hadiri Wakil Bupati Belu, Anggota DPRD Kabupaten Belu, Pimpinan OPD, Camat, Unsur TNI Biarawan-biarawati dan Masyarakat.

Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan mengatakan untuk Indonesia maju maka di fokuskan pada peningkatan sumber daya manusia dengan penekanan pada pencegahan stunting, penyediaan obat dan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

‘’Saya kira semua unsur elemen kesehatan baik dari Pusat, Provinsi maupun Kabupaten harus melaksanakan itu secara benar, tepat dan bertanggung jawab, akuntabel sehingga dapat di pertanggungjawabkan secara baik semua proses pelayanan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada baik itu manusia, alat, obat untuk melayani orang sakit agar bisa tertangani secara baik,’’ kata Wabup.

Wabup juga mengatakan peringatan hari Kesehatan Nasional ke-55 untuk bagaimana merefleksikan apa yang sudah di laksanakan dan yang akan di laksanakan sesuai dengan program dan rencana kerja Kementerian Kesehatan untuk fokus pada peningkatan sumber daya manusia dan penekanannya pada bagaimana kualitas kesehatan masyarakat menjadi lebih baik melalui pencegahan stunting salah satunya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu – Theresia M.B. Saik, S.K.M., M.Kes menyebutkan apabila kita berbicara tentang generasi maka hal-hal yang perlu di perhatikan seperti proses seribu hari pertama kehidupan karena di situ kita akan mendapatkan generasi yang bagus mulai dari hamil atau sebelum hamil ibu sudah disiapkan sehingga anak yang di lahirkan akan terhindar dari stunting dan status kesehatan bagus.

‘’ Kita Dinas Kesehatan bersama seluruh jajaran berupaya menekan kematian ibu, menekan angka prefalensi stunting dengan fokus pada seribu hari pertama kehidupan yang tentunya bukan saja oleh Dinkes saja tetapi bersama OPD terkait lainnya dan masyarakat,’’ ujar kadis.

“Kami himbau kepada masyarakat terutama kelompok-kelompok sasaran kami mulai dari remaja putri khususnya, ibu hamil, ibu melahirkan, ibu nifas, bersama bayi dan anak untuk terlibat langsung dengan seluruh kegiatan kesehatan yang di lakukan di masyarakat,’’ tandas Theresia.

Usai acara peringaatan HKN Wakil Bupati Belu bersama tamu undangan yang hadir meninjau sekaligus berbelanja di pameran produk makanan lokal dan kerajinan tangan.

Berita/Foto: Ria Mauk & Jun Nai’Buti

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.