PEMKAB BELU DAN KPPN ATAMBUA TANDATANGANI MOU DAK TAHUN 2019

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Kamis (23/05), Pemerintah Kabupaten Belu melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Atambua, di Ruang Rapat Bupati Belu. MoU tersebut ditandatangani oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH dan Kepala KPPN Atambua, Suharto, S.Si, M.SE.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH mengatakan MoU yang dilakukan Pemkab Belu dengan KPPN Atambua ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya di tahun lalu. Karena itu, seluruh OPD terkait bisa mengelola DAK sesuai aturan dan tahapan – tahapan yang ada. Lebih lanjut, Bupati Belu menambahkan dalam melakukan pencairan DAK fisik Tahun 2019 ini OPD – OPD terkait harus membuat jadwal dalam menyerap anggaran yang di alokasikan Pemerintah Pusat sehingga mampu mengoptimalkan pembangunan di Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang duduk dan dalam ruangan

“Nantinya dalam penyerapan anggaran ini akan dilakukan evaluasi secara bertahap dan pengawasan secara ketat, agar dana yang dikelola harus transparan,” tegas Bupati Belu.

Sementara itu, Kepala KPPN Atambua, Suharto, S.Si, M.SE menyampaikan bahwa isi dari nota kesepahaman ini dalam rangka penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan Dana Desa Tahun 2019 dan untuk memahami mekanisme pengelolaan keuangan negara serta laporan pertangungjawaban keuangan negara. Kepala KPPN juga menambahkan tak hanya itu, peraturan – peraturan mengenai mekanisme penyaluran harus dipahami OPD terkait sehingga dalam penginputan data tidak terjadi kesalahan.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

“Inti MoU yang dilakukan ini merupakan kesepakatan melakukan penukaran data tentang penyaluran DAK fisik dan Dana Desa Tahun 2019 antara Pemkab Belu dengan KPPN Atambua,” ujar Kepala KPPN Atambua.

Untuk memberikan pemahaman terkait cara menginput data yang benar, pihak KPPN Atambua akan melakukan bimbingan teknis bagi semua operator dinas terkait, sehingga nantinya dalam menginput data – data yang diperlukan, tidak mengalami kesalahan yang fatal.

“Jika terdapat kesalahan dalam menginput data, para operator tidak bisa kembali memperbaiki data. Karena itu, harus cermat dalam menginput data,”tuturnya.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Hadir dalam kegiatan penandatanganan MoU ini Kepala BPKAD Kabupaten Belu, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Belu, Direktur RSU Mgr. Gabriel Maek, SVD, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Belu, Sekertaris Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kab. Belu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kab. Belu dan perwakilan dari OPD – OPD lainnya serta jajaran Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Atambua.

Foto/Berita: Norci Man & Sipri Luma

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.