PEMDA BELU MENDISTRIBUSIKAN BANTUAN KEPADA KORBAN BENCANA ALAM

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Jumat (18/10), Badan Penggelola Bencana Daerah Kabupaten Belu mendistribusikan bantuan kepada masyarakat korban angin puting beliung pada beberapa desa di wilayah Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan

Kepala BPBD Kabupaten Belu – Alfons Kehi mengatakan hari ini (18/10) kami dari BPBD Kabupaten Belu akan melakukan pendistribusian seng bagi korban bencana angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Total ada sebanyak 832 lembar seng yang akan dibagikan kepada korban bencana angin puting beliung dengan rincian sebagai berikut Kecamatan Lamaknen terdiri dari Desa Mahuitas terdapat 28 rumah rusak ringan bantuan 238 lembar seng, Desa Makir 57 rumah rusak ringan bantuan yang diberikan 428 lembar seng, Desa Lamaksenulu 3 rumah rusak ringan dibagikan bantuan 34 lembar seng, Kecamatan Lamaknen Selatan pada Desa Lakmaras 1 buah rumah rusak ringan bantuan 20 lembar seng. Kecamatan Lasiolat hanya Desa Fatulotu 1 buah rumah rusak ringan bantuan yang diberikan 15 lembar seng. Untuk Kecamatan Tasifeto Timur pada Desa Manleten 1 buah rumah rusak ringan bantuan 10 lembar seng, Desa Umaklaran 5 buah rumah rusak ringan bantuan 60 lembar seng. Dan Kecamatan Atambua Selatan pada Kelurahan Fatukbot 1 buah rumah rusak ringan bantuan 10 lembar seng, Kecamatan Kota Atambua di Kelurahan Manumutin 1 buah rumah rusak ringan bantuan 12 lembar seng, Kecamatan Atambua Barat pada Kelurahan Umanen ada 1 buah rumah rusak ringan diberikan bantuan 5 lembar seng. Bantuan tersebut dibuatkan berita acara serah terima yang ditandatangani per –KK penerima bantuan.Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan luar ruangan

Untuk dana pendistribusian logistik (seng) ini yang digunakan pada logistik BPBD Kabupaten Belu sedangkan untuk membantu rumah rusak berat nantinya di ambil dari dana BTT ( Belanja Tak Terduga) yang ada pada Kas Daerah Kabupaten Belu yang dalam keadaan tertentu bisa diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagai antisipasi ancaman bencana angin Kepala BPBD menghimbau kepada masyarakat dapat mewaspadai bencana angin agar rumah – rumah yang ada pohon dan cenderung miring dapat dipangkas secara mandiri, menolong diri sendiri selain pemerintah dan lembaga sosial lainnya. Jadi diharapkan peran serta masyarakat untuk bisa mandiri dalam mengantisipasi dan menghadapi bencana.

Berita/Foto: Asih Mukti & Mersy Aton

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.