PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR YAYASAN PENDIDIKAN ASTANARA KEUSKUPAN ATAMBUA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Senin(15/04), Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan didampingi Romo Deken Belu Utara, Rm. Stefanus Boisala, Pr, melakukan peletakan batu pertama pada pembangunan gedung kantor Yayasan Pendidikan Astanara Keuskupan Atambua, Bertempat di Kelurahan Tulamalae, Atambua.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang tersenyum, orang berdiri dan luar ruangan

Sebelum dilakukan peletakan batu pertama, diawali dengan Ibadat peletakan yang dipimpin oleh Romo Deken Belu Utara, Rm.S tefanus Boisala,Pr dan di hadiri Rm. Kristian Fallo, Pr, Ketua Yayasan As’tanara Vinsensius B. Loe, para Kepala Sekolah TK, SD, SMP dan SMA, Perwakilan Dandim 1605 Belu, Dan Unit Intel Kodim 1605 Belu, Lettu Inf. Leo Soares.

Usai ibadat dilanjutkan dengan pemberkatan dan peletakan batu pertama oleh Romo Deken Belu Utara, Rm. Stefanus Boisala, Pr di dampingi Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan, serta Perwakilan 3 Kepala Sekolah SD, SMP, Dan SMA bertempat di lokasi gedung kantor Yayasan Astanara.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, anak dan luar ruangan

Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan mengungkapkan ini merupakan sebuah kemajuan pada perjalanan Yayasan Astanara, dari sejarah yayasan sudah tiga jaman, dalam perjalanannya pertama kali yayasan ini diberi nama Yayasan Yasukap kemudian berubah menjadi Yayasan Astanara di Belu bagian Utara, sedangakan untuk di Malaka, Yayasan ini diberi nama Yayasan Belu Rai Malaka. Yayasan Astanara ini merupakan yayasan yang memiliki sejarah dari berbagai dekade.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih

“Sebagai Pembina dan Pengawas saya hadir terus dalam perkembangan perjalanan yayasan ini, melalui perjalanan yang sulit dilakukan, justru melalui pekan suci ini, hari ini dilakukan peletakan batu pertama sebagai cikal bakal hadirnya kantor yayasan ini menjadi permanen, dimana sebelumnya mereka berkantor berpindah–pindah tempat. Oleh karena itu dengan hadirnya gedung ini sebagai tempat yang menggelola sebanyak 58 sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Belu, saya harapkan dengan berdirinya gedung ini yayasan akan lebih eksis lagi,” tegas Wabup.

Pada tempat yang sama, Romo Stefanus Boisala, Pr mengatakan hari ini merupakan perjalanan sejarah pendidikan Katolik Keuskupan Atambua, dimana setelah yayasan berumur 119 Tahun dan berfikir untuk mendirikan satu kantor tetap, setelah berpindah–pindah tempat dan akhirnya akan didirikan kantor tetap beralamatkan di Tulamalae.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan

Romo juga menambahkan Yayasan Pendidikan Astanara ini merasa perlu untuk memiliki sebuah kantor tetap, dan dibangun di atas tanah milik Paroki Katedral, DPP sendiri meminta untuk menjalani proses pelelangan menggunakan dana yang ada.

Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang berdiri dan luar ruangan

Selanjutnya sebagai Ketua Pembina Yayasan Astanara dirinya merasa bersyukur karena ketika memasuki pekan suci ini, juga dilakukan peletakan batu pertama, dirinya juga berharap semoga dengan adanya peletakan batu pertama ini diletakkan, tidak berhenti sampai disini, tetapi dapat terus berjalan hingga selesai.

Untuk diketahui bahwa ada sebanyak 58 Sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Astanara yakni Pendidikan Taman Kanak–kanak sebanyak 5 unit, Sekolah Dasar sebanyak 49 unit, SMK sebanyak 3 unit dan SMA sebanyak 1 unit.

Foto/Berita: Asih Mukti & Cransen Fontes

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.