PATER BENNY ARDIAL RAYDAIS SVD, MISIONARIS TERMUDA SETELAH DITAHBIS MENJADI IMAM

Facebookyoutubeinstagram

 

DINAS KOMINFO KAB. BELU – RABU (01/10), Uskup Keuskupan Atambua – Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr menahbiskan enam orang diakon yang hendak menjadi Imam setelah melalui upacara pentahbisan. Keenam Imam yang akan menjadi pewarta sabda dan pelayan sakramen yang layak dan setia demi kemulian Tuhan dan keselamatan manusia tersebut, yakni Diakon Andreas Nabu, FdCC, Diakon Benediktus Bnani, SVD, Diakon Benny Ardial Raydais, SVD, Diakon Didimus Supardi, SChp, Diakon Petrus Tamonob, SVD dan Diakon Silvanus Nairale, SVD.

Pater Benny Ardial Raydais, SVD adalah salah satu dari 5 Diakon calon Imam termudah dengan usia 29 tahun. Pater Benny Ardial Raydais SVD, lahir di Maliana pada tanggal 18 April 1990 dan merupakan alumni dari SMA Seminari Menengah Sta. Maria Imaculata Lalian Atambua. Tanggal 15 Agustus 2011, Kaul pertama Pater Benny Ardial Raydais, SVD bertempat di Biara SVD St. Yosep Nenuk, Atambua. Tanggal 15 Agustus 2017, kaul kekal di Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero, Maumere. Tanggal 2 Juni 2019, ditahbis menjadi Diakon di Kapela St. Paulus Ledalero,Maumere oleh Uskup Keuskupan Maumere – Mgr.Ewaldus Martinus Sedu, Pr, dan pada Tanggal 1 Oktober 2019, tahbisan Imam oleh Uskup Keuskupan Atambua – Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr.

“Apakah Engkau Mengasihi Aku” adalah motto Pater Benny Ardial Raydais, SVD yang akan terus menjiwai seluruh hidup dan karya pastoral untuk mewartakan injil, menggembalakan umat Allah dan merayakan ibadat – ibadat ilahi khususnya kurban misa.

Usai misa pentahbisan, Pater Benny Ardial Raydais, SVD mengungkapkan bahwa panggilan tugas seorang imam dalam organisasi gereja katolik lewat satu pertimbangan yang matang untuk melayani kristus sebagai Guru, Imam dan gembala –Nya. Maka seorang imam dituntut untuk setia mengikuti yesus dan mengorbankan segala – galanya sepanjang hidup imamat untuk karya pelayanan demi keselamatan banyak orang. Selain kegembiraan dan suka cita yang diungkapkan, ia juga berharap agar para generasi muda dapat termotivasi dan bergerak untuk menjadi pelayan Tuhan.

“ Kami adalah gembala, maka bagaimana kami menjadi gembala yang siap melayani umat dan siap ditempatkan dimana saja, senantiasa teguh dalam menghadapi tantangan masa depan serta bisa diandalkan untuk mengembangkan hidup bersama masyarakat,” ungkapnya.
Untuk diketahui, setelah ditahbis menjadi Imam, Pater Benny Ardial Raydais, SVD, akan diutus ke Provinsi Mexiko.
#kominfo #kominfobelu #atambua #atambuabelu #atambuakotaperbatasan
.
.
Foto/Berita: Frans Leki & Bene Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.