MENINGKATKAN KUALITAS PENATAAN KEARSIPAN DI LINGKUNGAN OPD

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU– Kamis (21/03), Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan membuka Kegiatan Sosialisasi / Penyuluhan Kearsipan Daerah yang bertemakan “Meningkatkan Kualitas Penataan Kearsipan di Lingkungan OPD Menuju Arsip Mandiri” yang diadakan oleh Dinas Perpustakan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Belu, di Gedung Betelalenok Atambua.

Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan menegaskan, “Dokumen itu sangat penting sehingga mewajibkan kita untuk mengarsipkannya, karena dokumen mempunyai nilai Historis, Strategis dan Administratif. Kita diharapkan untuk menghargai itu, karena pemerintah membangun suatu Organisasi atau Dinas Kearsipan bukan asal-asal saja,” ungkap Wabup Belu.

Selanjutnya, Wakil Bupati juga mengatakan bahwa segala mekanisme dan proses kearsipan melalui suatu peraturan perundang- undangan dan hukum yg berlaku, sehingga arsip itu penting dalam suatu pemerintahan.

Selain itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Drs.Ludovikus Manu juga mengatakan, “Bahwa dengan adanya arsip kita dapat mempertahankan NKRI dan juga untuk menggapai cita-cita bangsa Indonesia. Karena arsip menjadi jati diri bangsa, serta sebagai acuan dan bahan pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 43 Tahun 2009. Sebagaimana diketahui, mekanisme kearsipan tertuang dalam UU Nomor 43 Tahun 2009 yang sebelumnya telah di revisi dari UU Nomor 7 Tahun 1971 karena Ketentuan pokok kearsipan sebelumnya tidak sesuai dengan kemajuan IT,” tegas Kadis yang juga hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut.

Selain Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, hadir juga Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si selaku Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT mengatakan, “Kita harus tahu pengelolaan kearsipan yang benar. Karena dari lahir kita sudah mempunyai arsip hingga kita mati. Yang paling salah adalah apabila kita tidak mempunyai arsip dalam kehidupan kita,” ucapnya.

Lanjutnya, “Mulai sekarang kita perlu berbenah diri dengan menerapkan pola kearsipan yang benar, sehingga apa yang menjadi informasi penting bagi generasi bangsa serta anak cucu kita, dapat kita berikan kepada mereka demi masa depan yang baik,” ucap Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT.

Dengan diadakan Sosialisasi ini diharapkan agar semua Perangkat Daerah dapat mentransformasi pengelolaan kearsipan yang ada menjadi kearsipan yang lebih terpercaya dengan memasukan arsip yang bernilai historis ke dalam Daftar Pencarian Arsip yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sehingga dapat di akses secara Online oleh masyarakat umum ketika diperlukan.

Hadir sebagai peserta dalam sosialisasi ini antara lain Perwakilan OPD lingkup Pemda Belu, perwakilan Kecamatan serta Kelurahan.

Foto/Berita: Mira Sutjipto & Hengky Mao

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.