LAUNCHING DAN SOSIALISASI PENDATAAN PERSIL PAJAK BUMI DAN BANGUNAN, PEDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB –P2) /PENSIL PAJAK

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Kamis (04/07), Asisten Administrasi Umum Setda Belu – Fransiskus Xaverius Asten, S.Sos di dampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belu – Jonisius R. Mali, SH membuka kegiatan launching dan Sosialisasi Pendataan Persil Pajak Bumi Dan Bangunan, Perdesaan dan Perkotaan (PBB–P2) / PENSIL PAJAK, ditandai dengan pemukulan tihar. Berlangsung Di Aula Bapenda Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Kegiatan launching dan Sosialisasi Pendataan Persil Pajak Bumi Dan Bangunan, Perdesaan dan Perkotaan (PBB–P2) / PENSIL PAJAK yang merupakan satu inovasi yang dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belu sekaligus untuk mengimplementasikan salah satu obyek perubahan di Kabupaten Belu. Dalam pelaksanaan penggelolaan pendapatan daerah khususnya PBB P2 masih terdapat kekurangan dan resistensi akibat salah cetak, pendobelan, obyek yang belum terdaftar dan terdata, salah penempatan NJOP, untuk mengurangi resistensi dan kesalahan–kesalahan ini yakni dengan cara melakukan pendataan persil obyek PBB P2 atau disebut PENSIL PAJAK PBB-P2.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Pada sambutannya Asisten Administrasi Umum Setda Belu – Fransiskus Xaverius Asten, S.Sos. mengatakan pemutakhiran /pemetaan dan pendataan data persil obyek PBB-P2 merupakan salah satu cara untuk meminimalisir permasalahan yang sering terjadi dari tahun ketahun untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik, maka diharapkan pembangunan daerah yang bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat sebagai pemangku kepentingan. Pendataan persil obyek PBB-P2, sebagaimana telah dilakukan uji coba untuk 3 kecamatan potensial di 12 kelurahan dan masing–masing di wakili oleh 1 RT.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Kepala Bidang Pendataan, Penilaian dan Penetapan Pendapatan PD.Bapenda Kabupaten Belu – Yasintha Mutik Loes ,SE mengungkapkan kegiatan launching dan sosialisasi pendataan persil obyek PBB-P2 ini dilakukan dalam pelaksanaan diklat kepemimpinan tingkat III, satu inovasi yang terpikirkan dengan menerobos, oleh karena itu inovasi yang di buat untuk bagaimana kedepannya pemerintah Kabupaten Belu melayani masyarakat terutama terhadap PBB-P2, supaya masyarakat dan pemerintah dapat menerima pendapatan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan di masyarakat.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang duduk

Yasintha Mutik juga menambahkan untuk pertama kali dilakukan di NTT, pendataan persil ini untuk secara detail kita mengetahui persis kepemilikan tanah oleh wajib pajak, tingkat pembayarannya harus akurat sesuai dengan kepemilikannya dan lebih mendekatkan nilai pasar terutama didalam perolehan pengalihan hak,misalnya jual beli mereka tidak memakai NJOP seperti yang dulu sehingga penjual dan pembeli sama –sama di berikan keuntungan.

Gambar mungkin berisi: 13 orang, orang duduk

Setelah lauching ini akan terus dilakukan uji coba pemetaan dengan melakukan pemetaan yang dilakukan pada 12 RT untuk mewakili 12 kelurahan dan uji coba ini sudah berhasil untuk 1 RT, terhadap RT 04 Kelurahan Tulamalae, diharapkan masyarakat wajib pajak memiliki NJOP yang sesuai dan sebenarnya sedangkan untuk pemerintah kita memiliki data persil dan akan dijadikan sebagai dasar penetapan ketetapan pokok pajak PBB-P2 berjalan dan tahun berikutnya.

Hadir pada kegiatan launching Dan Sosialisasi Pendataan Persil Pajak Bumi Dan Bangunan (PBB–P2) / PENSIL PAJAK yakni para camat, lurah dan pengusaha, pemilik penginapan, restoran atau rumah makan.

Berita/foto: Asih Mukti & Jun Naibuti

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.