KURANGI ANGKA PENGANGGURAN, DISNAKERTRANS KAB BELU GELAR FASILITASI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KETERAMPILAN BAGI PENCARI KERJA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Rabu (11/09), Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Belu gelar kegiatan Fasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi para Pencari Kerja tahun anggaran 2019. Kegiatan ini di buka secara resmi oleh Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH, bertempat di Yayasan Sulu Obor Lebur, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Untuk memenuhi permintaan pasar akan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, maka Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Belu memandang perlu memfasilitasi tenaga kerja dengan menggelar kegiatan Fasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2019 ini dengan tujuan meningkatkan ketrampilan dan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing dipasar terbuka serta mampu menciptakan peluang kerja sendiri (berwirausaha). Kegiatan Fasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja ini melibatkan 3 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Belu yakni Kecamatan Tasifeto Barat, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kecamatan Raimanuk dan dihadiri Perwakilan Pengurus Yayasan Sulu Obor Lebur – Pater Tarsisius Atok, SVD, Kepala Dinas Ketenaga kerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Belu – Lourentius E. Nahak, Camat Raimanuk – Aloysius Conzaga Klau, Kepala Desa Mandeu – Bernardino Y. R. Berek ,S.T, Kepala Desa Naitimu – Norbertus Moa.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH dalam arahannya mengatakan bahwa dalam pelatihan ini diikuti oleh 3 Kecamatan yang mana dalam pelatihan ini terdapat tiga macam bentuk pelatihan yakni pelatihan menjahit di ikuti sebanyak 20 orang, kejuruan salon sebanyak 20 orang dan pelatihan sablon sebanyak 20 orang. Pelatihan ini merupakan salah satu kerinduan saya untuk melakukan pelatihan seperti di negara-negara lain melalui sekolah vokasi, dan pelatihan keterampilan ini biasanya remaja putri bisa melakukan pelatihan ini dengan baik dan untuk remaja putra harus bisa bertahan dan belajar yang sungguh –sungguh, untuk kemajuan itu maka kita harus banyak belajar.

Selanjutnya Bupati Belu juga menambahkan pelatihan ini merupakan salah satu peluang usaha dengan melibatkan para pemuda, remaja putri maupun ibu–ibu dengan keterampilan menjahit. Diharapkan 60 orang yang mengikuti pelatihan ini dapat memanfaatkan waktu secara baik sehingga setelah selesai mengikuti pelatihan ini bisa membuka peluang usaha sendiri.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Belu- Laurentius E. Nahak mengatakan pelatihan ini merupakan salah satu Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Belu kaitan dengan penggembangan pembangunan sumber daya manusia, jika dilihat angka pengganguran di Kabupaten Belu cukup banyak yakni kurang lebih 4000 orang, dan mereka tidak mempunyai skill, sehingga sesuai dengan hasil diskusi ini kita bisa merekrut sebagian kecil sehingga bisa mengurangi angka pengangguran yang ada.

Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang duduk

“ Pelatihan ini kita dorong dalam 3 pelatihan yakni sablon, salon dan menjahit, karena dengan melihat pasar untuk 3 jenis pelatihan ini sangat bagus, untuk menjahit instrukturnya dari Yayasan Sulu Obor dan pelatihan Sablon dan Salon akan dilakukan pelatihan di Atambua dengan melibatkan Instruktur seniman Kabupaten Belu – Anis Ati, sehingga destinasi wisata tersebut bisa di cetak di baju dan dipasarkan dalam bentuk distro. Diharapkan setelah pelatihan ini para peserta ini bisa membuka usaha sendiri,” harap Kadis Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan

Pada pembukaan kegiatan Fasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2019 ini juga dilakukan penyematan kartu tanda peserta oleh Perwakilan Pengurus Yayasan Sulu Obor Lebur – Pater Tarsisius Atok, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Belu – Lourentius E. Nahak dan disaksikan oleh Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH.

Berita/foto: Asih Mukti & Mersi Aton

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.