KADIS PERIKANAN KLARIFIKASI KETERLAMBATAN PENYERAHAN BANTUAN NELAYAN

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU—Senin (11/11), Pemerintah Kabupaten Belu, melalui Dinas Perikanan Kabupaten Belu melakukan penyerahan bantuan sarana prasaranan perlengkapan nelayan kepada 6 kelompok nelayan penerima bantuan yang ada di wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak dan Kecamatan Tasifeto Timur.

Penyerahan perlengkapan lambung perahu kepada 6 kelompok penerima bantuan sarana prasaranan perlengkapan nelayan ini berlangsung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), di Desa Kenebibi Kecamatan Kakuluk Mesak beberapa waktu lalu. Dan masing –masing kelompok menerima 1 paket perlengkapan sarana prasarana perlengkapan ikan seperti perahu , motor tempel, gill net, jangkar perahu, tali jangkar nilon, tali tambat, jerigen dan peralatan tangkap lainnya seperti jaring, pelampung karet sandal, timah pemberat.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Belu- Egidius Nurak mengatakan berkaitan dengan penyerahan sarana prasarana perikanan tangkap ini merupakan program pengembangan ikan tangkap di Tahun Anggaran 2019 dan dialokasikan anggaran untuk pengadaan sarana prasrana perikanan tangkap sebanyak 6 unit dibiayai dari sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) pengadaan 2 unit, sumber anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pengadaan 4 unit, dengan total anggaran untuk pengadaan sarana prasarana tangkap ikan sebesar RP. 427.900.000. Masing-masing paket terdiri dari perahu, motor tempel dan gill net.

Kadis perikanan juga menambahkan kelompok nelayan yang mendapatkan perahu dan motor tempel tersebut karena sesuai ketentuan kelompok nelayan harus mengajukan proposal paling lambat (H-1) atau satu tahun sebelum kegiatan pengadaan barang dan jasa dari kelompok nelayan ditujukan kepada Bupati Belu, dan secara teknis akan dikaji oleh Dinas Perikanan, ditindaklanjuti dengan SK Bupati yang menetapkan kelompok nelayan yang akan memperoleh bantuan perahu dan perlengkapannya.

Untuk pengawasan dan monitoring dilakukan setelah penyerahan bantuan kepada kelompok nelayan oleh tenaga penyuluh lapangan setiap hari, dan setiap kegiatan kelompok nelayan yang menggunakan perahu harus dilaporkan kepada Dinas Perikanan melalui penyuluh. Hal tersebut untuk mengetahui hasil kegiatan yang dilakukan oleh kelompok nelayan penerima bantuan, untuk meningkatkan hasil produksi perikanan anggota kelompok yang tentunya akan berpengaruh pada pendapatan ekonomi nelayan.

Berkaitan dengan polemik yang beredar dimedia sosial adanya keterlambatan pembagian petahu, motor tempel dan perlengkapan lainnya, Kadis menjelaskan berhubung penyelenggaraan Festival Fulan Fehan (F3) yang menyita perhatian semua unsur pimpinan daerah sehingga penyerahan bantuan sedikit molor dan baru terlaksana pada tanggal 6 Nopember 2019.

Kita tahu bahwa bapak Bupati dan Wakil Bupati Belu sangat concern dengan penyelenggaraan F3 sebagai event berskala nasional jadi kita menunggu waktu yang tepat sehingga bantuan baru diserahterimakan oleh bapak Wakil Bupati Belu kepada 6 kelompok nelayan penerima bantuan setelah penyelenggaran festival.

Berikut 6 kelompok penerima bantuan sarana prasarana penangkapan ikan yakni – Kelompok Motahasan dari Desa Dualaus, Kelompok Tenggiri dari Desa Dualaus, Kelompok Putra Busa Matan dari Desa Dualaus, Kelompok Tasioan dari Desa Jenilu, Kelompok Rusa Fuik dari Desa Silawan, Kelompok Kenokar Kiik Desa Silawan.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Belu, Kepala Dinas Perikanan Kab. Belu, Camat Kakuluk Mesak dan undangan lainnya.

Berita/Foto: Asih Mukti & Bene Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.