FKUB BELU GELAR PENYULUHAN BAGI PENYULUH AGAMA SE-KABUPATEN BELU

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB.BELU—Kamis (24/10), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu – Rafael Ope membuka kegiatan Animasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Dan Nomor 9 Tahun 2006 dan Pemberdayaan Penyuluhan Se-Kabupaten Belu Tahun 2019, berlangsung di Aula Kantor Agama Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Kegiatan Animasi Kerukunan yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Belu ini bertujuan untuk memberikan pencerahan kepada para Penyuluh Agama tentang peraturan perundang-undangan serta menjadi wahana dalam bertukar pikir dan menjadi momentum resolusi atas persoalan – persoalan yang terjadi. Kelompok sasaran animasi dalam kegiatan ini yakni para Penyuluh Agama dari semua agama atau Komunitas Iman Se-Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan dalam ruangan

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu – Rafael Ope mengatakan kegiatan ini digagas oleh FKUB Kabupaten Belu, dimana dampak dari pertemuan ini adalah untuk memberikan pencerahan kepada para penyuluh agama se-Kabupaten Belu dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Kementerian Agama dalam hal ini berkenaan dengan pembangunan rumah – rumah ibadah.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Rafael Ope juga mengharapkan agar informasi ini dapat disampaikan atau diteruskan kepada masyarakat, sehingga tidak terjadi lagi pemahaman yang keliru dimasyarakat tentang arti pembangunan sebuah rumah ibadah.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, dalam ruangan

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua FKUB Kabupaten Belu – Kaliman B. Lamarobak,S.Pd,M.H, mengatakan dengan memberikan pemahaman Peraturan Bersama Menteri Nomor 8 dan Nomor 9 yang sedang berjalan diseluruh Indonesia, oleh karena itu peran penyuluh agama ini sangat penting untuk menginformasikan kepada masyarakat atau umat terutama pada pasal 4 , 5 dan 6 tentang pendirian rumah ibadah. Wakil Ketua FKUB Kabupaten Belu juga berpesan agar para penyuluh agama harus benar – benar melaksanakan tugas dan fungsi yang diberikan oleh Kementerian Agama dalam rangka memberikan penyuluhan harus sesuai dengan aturan yang ada.

Gambar mungkin berisi: 6 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Pemateri pada kegiatan Animasi Peraturan Bersama Menteri Agama Dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Dan Nomor 9 Tahun 2006 dan Pemberdayaan Penyuluhan Se-Kabupaten Belu Tahun 2019 yakni RM. Paulus Nahak I, Pr dengan materinya implementasi peraturan bersama menteri (PBM) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No.9 dan No.8 Tahun 2006, tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah / Wakil Kepala Daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadat, Pemateri ke dua yakni Pendeta. Daniel T. Fina, S.Miss dengan materinya tentang Peranan Penyuluh Agama Dalam Menggalang Kerukunan Menurut Agama Kristen Protestan, dan pemateri ketiga yakni Kaliman B. Lamarobak, S.Pd., M.H, dengan materinya tentang Peranan Penyuluh Agama Islam dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Belu.

Berita/Foto; Asih Mukti/Bene Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.