DP3A SOSIALISASIKAN APLIKASI SIGA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU – Selasa (27/8), Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Belu menggelar sosialisasi Sistem Informasi Gender dan Anak (SIGA) tingkat Kabupaten Belu tahun 2019, di Gedung Wanita Betelalenok, Atambua.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, dalam ruangan

SIGA ini merupakan suatu upaya pengelolaan data, informasi gender dan anak dengan menggunakan peralatan elektronik yang berbasis Website diakses melalui website Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Belu yakni dispppakabbelu.go.id dan Siga.belu.go.id.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Belu – Dr. Joice M. M. Manek, M.PH menjelaskan tujuan dari kegiatan sosialisasi SIGA agar terbentuknya aplikasi data yang berkaitannya dengan informasi Gender dan Anak di Kabupaten Belu. Selain itu juga, memperkenalkan Aplikasi SIGA kepada OPD terkait dan lintas sektor lainnya di Kabupaten Belu.

“Sosialisasi tentang SIGA ini diharapkan harus ada data yang akurat dan lengkap karena melalui SIGA kami bisa menyiapkan data yang akurat, lengkap dalam rangka menyusun kebijakan perencanaan yang menyangkut Gender dan anak,” ujar Kadis DP3A Kabupaten Belu, disela–sela kegiatan sosialisasi SIGA pada Selasa (27/8/2019).

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang duduk dan dalam ruangan

Dr. Joice berharap melalui pelaksanaan sosialisasi tersebut kedepannya akan lebih mudah dan akurat terkait pendataan dan informasi tentang Gender dan Anak.

Sementara itu, Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan saat membuka kegiatan sosialisasi SIGA menyampaikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mulai Tahun 2018 telah mengambil satu langkah maju dalam penyediaan data terpilah gender dan anak dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Gender dan Anak (SIGA). Hal ini terlihat dari 21 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi NTT, Kabupaten Belu termasuk kabupaten yang menggunakan sistem tersebut sebagai wujud peningkatan penyediaan kualitas data.

“Karenanya, kewajiban SIGA ini mengintegrasikan data dari berbagai bidang atau sektor yang dilakukan dengan menggunakan teknologi berbasis website, sehingga dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan tanpa ada pembatas ruang dan waktu,” kata Wabup Ose Luan.

Wabup Ose Luan menambahkan pemberdayaan dan pendayagunaan program gender dan anak merupakan tanggungjawab bersama dalam pengelolaan data di seluruh lintas sektor.

Gambar mungkin berisi: 1 orang

“ Saya harapkan kepada seluruh peserta sosialisasi agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik–baiknya sehingga dapat menghasilkan output yang bermanfaat berupa peningkatan pemahaman terkait penyelenggaraan pengelolaan data gender dan anak di Kabupaten Belu,” tegasnya.

Tampil sebagai pemateri dalam sosialisasi SIGA tingkat Kabupaten Belu Tahun 2019 ini yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Belu – Dr.Joice M.M.Manek,M.PH dengan materi peranan data terpilah gender dan anak dalam implementasi sistem informasi Gender dan Anak, Sekretaris P2TP2A – Mikhael Leu Ape, tentang Gender dan Kepala BP4D Kab. Belu, tentang Forum data.

Berita/Foto: Norci Man & Bene Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.