BUPATI BELU SERAHKAN SK PENGANGKATAN TENAGA KONTRAK DAERAH KEPADA 204 TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA ADMINISTRASI

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU –Senin (16/09), Bupati Belu –Wilybrodus Lay SH, Menyerahkan SK secara simbolis kepada dua orang perwakilan guru honorer yang ada di wilayah Kabupaten Belu, yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, dalam ruangan

Sebanyak 204 orang menerima Surat Keputusan Bupati Belu tentang Pengangkatan Tenaga Honorer/Tenaga Kontrak Pemerintah Kabupaten Belu yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Belu didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu – Marsianus Loe Mau SH, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Belu- Drs. Anton Suri kepada dua orang perwakilan tenaga kontrak pendidik.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan

Bupati Belu – Wilybrodus Lay, SH dalam arahannya mengatakan setelah saya mendapati bahwa dilapangan, guru-guru komite dengan gaji yang sangat kecil, sementara pengorbanan para guru sangat besar. Untuk itu pemerintah melalui dinas terkait melakukan kajian teknis agar guru-guru bisa diangkat menjadi tenaga kontrak daerah. Hal ini memerlukan perjuangan yang cukup panjang dan puji Tuhan tahun ini disetujui DPR dan pelaksanaannya di tahun 2019. Kita tidak bisa menuntut mutu pendidikan baik apabila gaji para guru masih dibawah standar, sehingga sekarang pemerintah menaikkan gaji guru sesuai standar. Dengan demikian sekarang saya bisa menuntut mutu pendidikan kepada para guru, menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik. Saya juga inginkan agar para guru dapat terus berinovasi sesuai dengan arus perkembangan jaman agar mutu pendidikan kita bisa meningkat.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk

Bupati Belu juga menyampaikan permohonan maaf karena banyak yang belum bisa diangkat menjadi tenaga kontrak berhubung kuota yang terbatas. Namun peluang kedepan pengangkatan akan dilakukan tetapi wajib melalui tes, dan salah satu syarat untuk mengikuti tes yakni para guru harus bisa mengoperasikan komputer. Bagi tenaga honorer maupun tenaga pendidik bisa mendaftar dan mengikuti tes P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang di buka oleh institusi pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu – Marsianus Loe Mau, SH mengungkapkan jumlah total penyerahan SK ini sebanyak 204 orang diantaranya 200 orang guru, dan 4 orang staf administrasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu. Terkait penyerahan SK ini bukan perekrutan teko (tenaga kontrak), tetapi mereka yang sudah lama mengabdi, diangkat menjadi tenaga kontrak daerah untuk memperbaiki penghasilannya, karena upah yang mereka terima dari komite maupun dari dana BOS besarannya sangat terbatas. Maka Pemda bersama DPR berupaya memperbaiki penghasilan mereka, kerena pekerjaan guru ini merupakan pekerjaan yang besar dan membuat orang menjadi pintar. Ini tidak sembarangan dilakukan hanya mereka yang berkompeten dan berkualifikasi, terkait juga dengan mata pelajaran yang dibutuhkan serta masa pengabdiannya bervariasi yakni paling lama 19 tahun dan 7 tahun.

Gambar mungkin berisi: 8 orang, orang tersenyum, orang duduk dan dalam ruangan

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Belu- Drs. Anton Suri mengatakan bahwa sesuai dengan program pemerintah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Belu untuk tahun 2019 ini telah tersedia anggaran untuk pengangkatan 200 tenaga kontrak, yang sebenarnya masih terlalu banyak jumlah tenaga guru yang mengabdi. Beliau berharap tenaga pendidik yang ada untuk bersabar, karena pada bulan Oktober tahun ini pemerintah pusat telah menyediakan program pengangkatan ASN, terdiri dari PNS dan P3K. Pemerintah Daerah Kabupaten Belu telah mengusulkan kepada pemerintah pusat sehingga mendapat alokasi 433 formasi, dan 70 persen untuk mereka yang teko. Jadi peluangnya masih sangat banyak baik teko pemerintah maupun teko komite bisa mengikuti seleksi tes PNS maupun P3K tahun ini.

Berita/Foto: Asih Mukti & Sipri Luma

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.