BUPATI BELU BUKA KEGIATAN BBGRM KE-XVI TK KABUPATEN BELU

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Sabtu (28/08), Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH membuka secara resmi kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XVI tingkat Kabupaten Belu, ditandai pemukulan gong oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu – Lidwina Viviawati Ng Lay disaksikan oleh Wakil Bupati Belu dan Unsur Forkompinda Kabupaten Belu, BBGRM ini berlangsung di Lapangan Kantor Desa Derok Faturene, Kecamatan Tasifeto Barat.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan

Nilai kegotong royongan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat perlu dilestarikan untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat di desa atau kelurahan. Salah satu upaya untuk memperkuat integritas sosial masyarakat yang sejahtera dan mandiri, dengan melaksanakan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke – 16 tingkat Kabupaten Belu, dengan mengusung Tema “Dengan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat, Kita Tingkatkan Semangat Kegotoroyongan Masyarakat Desa, untuk Mewujudkan Belu Yang Berkualitas, Mandiri, Maju, Demokratis dan Berbudaya” serta memperingati hari Kesatuan Gerakan PKK ke-47 dengan Tema ” Kita Tingkatkan Kinerja Gerakan PKK Searah dengan Program Pemerintah”.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan

Kegiatan BBGRM tingkat Kabupaten Belu ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat yang dijiwai semangat kebersamaan dengan menanamkan nilai kegotongroyongan serta meningkatkan kemampuan dan kesadaran masyarakat serta memasyarakatkan gerakan PKK sebagai gerakan yang dijalankan dengan prinsip Dari dan Oleh, Untuk Masyarakat.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang di panggung

Bupati Belu – Willybrodus Lay, SH dalam sambutannya mengatakan kita berkumpul disini dalam rangka merayakan peringatan BBGRM dan peringatan Hari Gerakan PKK yang ke-47, dan secara sederhana gotong royong itu kita harus memaknainya secara bersama-sama dengan melakukan sesuatu untuk mencapai satu tujuan dengan berasaskan Pancasila, dan gotong royong ini merupakan satu budaya yang ditinggalkan nenek moyang kita untuk terus membangun daerah kita.

Pada kesempatan itu Bupati juga mengajak masyarakat untuk memerangi sampah bersama, hal ini dilakukan untuk mengurangi sampah plastik yang ada dirumah tangga kita, selain itu Bupati juga mengatakan salah satu untuk bisa keluar dari masalah kemiskinan dan ketergantungan ekonomi sosial yakni dengan melihat peternakan sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Belu, dengan mendorong program -program ke sektor peternakan agar masyarakat bisa hidup lebih maju.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, di panggung, berdiri, tanaman dan bunga

Pada tempat yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Belu – Lidwina Viviawati Ng Lay dalam sambutannya mengatakan, sebagai pembinaan kesejahteraan keluarga adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan 10 program PKK, pendidikan, keterampilan, kesehatan pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan dan perencanaan hidup yang sehat. Sesuai Tema yang diusung diharapkan Tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah mampu menjalani kewajiban serta tumbuh dan berkembang sesuai dengan dinamika perkembangan pembangunan di Indonesia, melalui tema hari kesatuan gerak PKK ini, Tim penggerak PKK diharapkan mampu memberikan bimbingan, pembinaan dan fasilitas yang berkelanjutan kepada kader-kader PKK termasuk Dasawisma, sehingga dapat menjaga kebersamaan dan gotong royong agar agenda kerja pemerintah melalui sejumlah program pembangunan dapat berjalan.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang berdiri

Pada acara BBGRM ini juga dilakukan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba posyandu. Pemenang lomba posyandu Strata Pratama juara pertama diraih oleh Kecamatan Nanaet Dubesi, Desa Dubesi, nama Posyandu Wedele, Juara kedua diraih oleh Kecamatan Kota Atambua, Desa Fatubenao nama Posyandu Kelor, Juara ketiga diraih oleh Kecamatan Raimanuk, Desa Raimanus nama Posyandu Mauasu. Pemenang lomba posyandu Strata Madya, juara pertama diraih oleh Kecamatan Kota Atambua, Desa Manumutin nama Posyandu Tenubot, Juara kedua diraih oleh Kecamatan Raimanuk Desa Leontolu nama Posyandu Kelis, dan Juara ketiga diraih oleh Kecamatan Kakuluk Mesak, Desa Kabuna, nama Posyandu Salala.

Gambar mungkin berisi: 2 orang, orang berdiri

Dan Pemenang lomba posyandu Strata Purnama, juara pertama diraih oleh Kecamatan Kakuluk Mesak, Desa Dualaus, nama Posyandu Lama A, Juara kedua diraih oleh Kecamatan Lasiolat, Desa Fatulotu nama Posyandu Fatubesi, Juara ketiga diraih oleh Kecamatan Raimanuk, Desa Teun nama Posyandu Pelita. Sedangkan pemenang lomba posyandu Strata Mandiri, juara pertama diraih oleh Kecamatan Lamaknen Selatan, Desa Lakmaras nama Posyandu Opibuo, Juara kedua diraih oleh Kecamatan Kota Atambua, Kelurahan Manumutin, Juara ketiga diraih oleh Kecamatan Tasifeto Timur, Desa Sarabau nama posyandu Tunumau.

Berita/Foto: Asih Mukti, Jhon Dasilva & Dion Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.