BUPATI BELU: “ASN PERLU ADANYA KERJASAMA DALAM PENCEGAHAN KORUPSI”

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB BELU—Senin(01/04), Pemerintah Kabupaten Belu Gelar Upacara Awal Bulan April 2019, berlangsung di halaman Kantor Bupati Belu. Bertindak selaku Pembina Upacara Bupati Belu, Wilybrodus Lay, SH.
Upacara awal Bulan April Tahun 2019 ini dihadiri Wakil Bupati Belu, Drs. J. T. Ose Luan, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, seluruh ASN serta Tenaga Kontrak Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu. Pada upacara ini juga dilakukan pembacaan pernyataan sikap ASN terhadap pelaksanaan pemilu serentak Tahun 2019 oleh Bupati Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, pohon, langit dan luar ruangan

Bupati Belu Wilybrodus Lay, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa dari 22 Kabupaten/Kota di Kupang, semua Pimpinan Daerah dikumpulkan di Kupang dalam rangka rencana pencegahan korupsi, dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pimpinan OPD dan ASN yang punya tekat bersama terhadap pencegahan korupsi.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, topi dan luar ruangan Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan

Bupati juga berterimaksih kepada semua pimpinan OPD dan Staf lingkup Pemda Belu karena berkat kerjasama yang baik, Kabupaten Belu mendapat nilai skor dari KPK yakni 60, untuk pencegahan korupsi tersebut. “Untuk skala Nasional dan juga untuk wilayah Provinsi NTT kita masih diatas rata-rata secara nasional, oleh karena itu saya berharap kedepannya kepada seluruh pimpinan OPD dan staf, agar tetap berupaya melakukan pencegahan terhadap korupsi, kita harus terus berusaha dan melebihi skor sebelumnya, sehingga Kabupaten Belu bisa mencapai 5 besar di Indonesia”, ujarnya.

Pada tempat yang sama Bupati Belu juga memberikan apresiasi kepada para ASN Lingkup Pemda Belu, karena pada Wajib lapor, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) di Tahun 2017, Kabupaten Belu mendapat peringkat ke 3 dari dua Kabupaten lainnya yang ada di NTT, peringkat 1 dari Kabupaten Sabu Raijua dan peringkat ke 2 dari Kabupaten Ngada. Selanjutnya di Tahun 2018 Bupati juga sudah memberikan surat edaran untuk semua OPD agar wajib memberikan laporan LHKPN, agar bisa mencapai 100 persen. Di tahun 2019 LHKPN cakupannya akan lebih di perluas, semua bendahara, editor, dan Pejabat Pembuat Kebijakan (PPK). Dirinya juga menegaskan untuk 10 orang ASN yang belum memasukan laporan LHKPN untuk segera melaporkan LHKPN tersebut, sehingga di bulan April ini kita sudah mempersiapkan diri untuk melaporkan LHKPN.

Gambar mungkin berisi: pohon, langit dan luar ruangan Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, rumput, pohon, luar ruangan dan alam

Yang bertugas pada upacara awal Bulan April ini yakni dari Inspektorat Kabupaten Belu.

Foto/Berita : Asih Mukti, Jun Naibuti, Erwin Dacosta & Frans Leki.

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.