BNPP GELAR RAPAT PENGELOLAAN POTENSI DAN INFRASTRUKTUR KAWASAN PERBATASAN NEGARA

Facebookyoutubeinstagram

DINAS KOMINFO KAB. BELU–Selasa(6/08), Badan Nasional Pengelola Perbatasan(BNPP) RI melalui Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT melaksanakan Rapat Pengelolaan Potensi dan Infrastruktur Kawasan Negara di Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka, yang melibatkan para Camat dan beberapa perwakilan OPD. Rapat berlangsung di Aula Hotel Timor, Atambua – Kabupaten Belu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Kabupaten Belu dan Malaka ini merupakan Kabupaten yang langsung berbatasan darat dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste. Karenanya, Rapat ini sebagai upaya untuk mendukung pembangunan di wilayah perbatasan yang sesuai poin ketiga dari program Nawacita Presiden dan Wakil Presiden Jokowi – JK yakni, “membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah – daerah dan desa dalam rangka Negara Kesatuan”. Hal ini telah terbukti di awal pemerintahannya dari Tahun 2015 sampai dengan sekarang ini sangat intens berbagai pembangunan di wilayah Perbatasan, sebagai contoh pembangunan PLBN Motaain, Motamasin dan PLBN Wini. Di Papua satu PLBN dan Kalimantan ada tiga PLBN. Demikian dikatakan Deputi II Bidang potensi BNPP RI – Ir. H. Boytenjuri, CES ketika menyampaikan sambutannya dalam rapat pengelolaan potensi dan infrastruktur kawasan negara di Atambua, Kabupaten Belu. Pembangunan PLBN ini tidak berakhir, kedepannya akan ada lagi pembangunan 11 PLBN di beberapa daerah perbatasan di Negara Indonesia.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, lensa kaca mata dan dalam ruangan

“Karenanya, dengan adanya pembangunan – pembangunan di daerah perbatasan, kedepannya harus ada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan potensi – potensi yang ada,” ujar Deputi II Bidang potensi BNPP RI.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT – Linus Lusi, S.Pd, M.Pd menjelaskan Rapat ini diselenggarakan di wilayah perbatasan khusus Kabupaten Belu dan Malaka sebagai prakondisi untuk mempersiapkan dan mendukung kehadiran Presiden ke NTT yang sudah di agendakan sekitar bulan Agustus dan September, sehingga melalui rapat ini dapat menampung sgala aspirasi dari daerah perbatasan yang berkembang, dan bisa direspon oleh BNPP Provinsi maupun pusat.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

“Sehingga, pemetaan – pemetaan yang di kemukakan dalam rapat ini menjadi catatan Pemerintah Kabupaten Belu dan Malaka serta Pemerintah Provinsi untuk kita saling berkoordinasi mengelola perbatasan,” imbuhnya.

Ia meminta kepada seluruh camat yang berada di perbatasan yang hadir dalam rapat ini memiliki sikap pro aktif dalam hal ini sikap menata kawasan perbatasan sesuai dengan tupoksi secara koordinatif dan terintegratif.

Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Hadir juga dalam kegiatan ini Wakil Bupati Belu – Drs. J. T. Ose Luan sekaligus membuka kegiatan Rapat Pengelolaan Potensi dan Infrastruktur Kawasan Negara di Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka.

Berita/Foto : Norci Man & Bene Luan

Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published.